Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 00:28 WIB

Suzuki Motor Siap Hadapi Persaingan di 2019

Selasa, 5 Maret 2019 | 05:05 WIB
Suzuki Motor Siap Hadapi Persaingan di 2019
(dok.SIS)

INILAHCOM, Jakarta - Kinerja PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), selaku agen pemegang merek (APM) sepeda motor Suzuki di Indonesia, menguat sepanjang tahun 2018.

Melansir data resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Suzuki berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar 24 persen dibandingkan tahun 2017, sehingga menempatkan Suzuki pada daftar tiga besar APM produk sepeda motor di Indonesia.

Sepanjang 2018, raihan wholesales tercatat sebesar 89.508 unit, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 72.191 unit.

Kenaikan tersebut tidak terlepas dari hadirnya sepeda motor tipe baru seperti NEX II dan GSX 150 Bandit serta model-model yang telah ada seperti All New Satria F150 dan GSX-R150 yang mampu menjadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Suzuki di 2018.

"Berkat antusiasme dan kepercayaan konsumen serta pecinta sepeda motor Suzuki, tahun 2018 menjadi momentum bagi kami untuk meluncurkan NEX II dan GSX 150 Bandit. Di tahun 2019, kami akan menjawab harapan dan masukan konsumen dengan menghadirkan delapan produk, program penjualan yang kompetitif, layanan purnajual, serta kegiatan menarik lainnya," ujar Yohan Yahya, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS, di sela-sela acara Media Gathering Suzuki, di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Kehadiran NEX II sejak gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 memang melejitkan standar baru sepeda motor skutik di Indonesia. Mengusung tagline 'Keren Cara Baru', penjualan NEX II berkontribusi 35 persen terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki dengan jumlah 31.015 unit.

Eksistensi All New Satria F150 pun tetap terjaga. Model yang diperkenalkan sejak 2016 itu, penjualannya tercatat berkontribusi sebesar 31 persen atau sebanyak 27.298 unit. Di sisi lain, motor sporty GSX-R150, GSX-S150, dan GSX 150 Bandit mampu meraih penjualan sebesar 19.465 unit sepanjang tahun 2018.

Secara segmentasi, penjualan skutik mengalami lonjakan signifikan dari 14.334 unit menjadi 38.541 unit atau naik sebesar 168 persen dibanding 2017. Menyusul di posisi kedua, underbone menjadi segmen yang mengalami kenaikan sebesar 61,7 persen menjadi 29.399 unit.

Kinerja segmen skutik dan underbone tersebut memberikan kontribusi terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki masing-masing sebesar 43 persen dan 33 persen.

Tak hanya berhasil mencatat pertumbuhan yang positif dari segi penjualan, Suzuki juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik guna meningkatkan kepuasan pelanggan.

Sepanjang 2018, total jaringan penjualan resmi Suzuki telah mencapai 486 outlet yang tersebar hingga 247 kota di seluruh Indonesia. Melalui jaringan resmi tersebut, konsumen semakin mudah mendapatkan produk Suzuki serta melakukan perawatan berkala untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima.

Ekspor Makin Melesat

Torehan positif juga diraih Suzuki di pasar ekspor sepanjang tahun 2018. Dengan total tujuan ke 41 negara, sebanyak 183.434 unit kendaraan telah dikapalkan dalam bentuk utuh dan terurai (CBU dan CKD), pertumbuhan total ekspor ini meningkat 62 persen dibandingkan tahun 2017.

Hingga akhir 2018, Suzuki telah mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU. Capaian ini naik signifikan dibandingkan tahun 2017 sebanyak 25.586 unit. Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 87.600 unit

Kontribusi terbesar disumbang oleh GSX Series, dengan jumlah 20.548 unit. Hasil ini melonjak tajam 55,2 persen dibanding tahun 2017. Di model lain, Address turut menyumbang 16.386 unit, dan NEX II yang baru diperkenalkan pada April 2018 lalu pun telah berkontribusi positif dalam ekspor dengan jumlah 10.413 unit sepanjang 2018.

Kinerja Layanan Purnajual dan Suku Cadang

Dari kinerja layanan purnajual pun, Suzuki mencatatkan pertumbuhan positif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah unit intake servis sepeda motor yang meningkat sepanjang 2018 sebanyak 671.192 unit.

Hasil ini dicapai melalui beberapa kegiatan seperti peningkatan kualitas layanan dan kenyamanan konsumen di bengkel resmi Suzuki melalui pengawasan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Shiketsu dan Shetsuke) dan Standard Operating Procedure, serta peningkatan mutu mekanik melalui kontes mekanik level nasional dan internasional.

Penjualan domestik suku cadang roda dua selama 2018 baik penjualan Suzuki Genuine Part (SGP), Suzuki Genuine Oil (SGO) dan Suzuki Genuine Accessories (SGA) mencapai jumlah pendapatan sebesar Rp570 miliar, dengan penjualan SGP sebesar Rp381 miliar, Rp20 miliar untuk SGA, dan Rp168 miliar untuk SGO.

Dari sisi ekspor, kenaikan ekspor sepeda motor memberikan dampak langsung terhadap ekspor suku cadang yang juga meraih hasil positif. Secara keseluruhan, pendapatan ekspor suku cadang (Suzuki Genuine Parts, Suzuki Genuine Oil, dan Suzuki Genuine Accessories) berhasil tumbuh hingga 12,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Untuk mengoptimalkan layanan dan keterjangkauan konsumen, selama 2018 Suzuki telah melakukan acara service campaign di berbagai daerah dan melakukan kunjungan servis ke pabrik-pabrik atau perkantoran yang memiliki banyak unit sepeda motor Suzuki.

Guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk layanan purnajual, Suzuki pun memberikan berbagai insentif bagi teknisi di diler-diler, pelatihan servis untuk manager, dan melakukan sosialisasi layanan Halo Suzuki di setiap diler.

Suzuki juga belum lama ini meluncurkan aplikasi mobile My Suzuki di ajang IIIMS 2018. Aplikasi ini memudahkan pelanggan membeli berbagai suku cadang, oli, dan aksesori resmi sepeda motor tanpa harus pergi ke bengkel.

Jika membutuhkan informasi detail mengenai produk, terdapat fitur Chatting yang bisa pelanggan gunakan untuk berkomunikasi dengan Suzuki. Dari sisi pembayaran, My Suzuki menyediakan beragam pilihan mulai dari ATM transfer, virtual account, kartu kredit, hingga layanan Go-Pay.

Makin Akrab dengan Konsumen

Sepanjang 2018, Suzuki terus meningkatkan hubungan positif dan menjaga interaksi dengan konsumen setidaknya dengan mengikuti lima acara tahunan besar, yaitu Jakarta Fair, Otobursa 2018, Indonesia International Motor Show (IIMS), Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), dan Indonesia Motorcycle Show (IMOS).

Penetrasi ke komunitas pun makin gencar dilakukan seperti Jamboree National Club - Suzuki Bike Meet (SBM) yang sukses menghimpun berbagai klub dan komunitas sepeda motor Suzuki se-Indonesia dan dihadiri dua pembalap tim Suzuki Ecstar MotoGP 2018, Andrea Iannone dan Alex Rins, selain itu Suzuki juga mengadakan Suzuki Futsal Competition serta mensponsori Indoclub Race 2018.

Suzuki juga terus melakukan berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian kepada konsumen dan masyarakat luas. Pasca terjadinya gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Suzuki menggelar servis sepeda motor gratis untuk membantu memulihkan geliat transportasi di kawasan tersebut.

Selain itu, Suzuki juga melanjutkan upaya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar dengan menggelar safety riding activity di 50 SMK seluruh Indonesia dengan masing-masing peserta sekitar 75 siswa setiap sekolah.

Agar lebih dekat dengan konsumen melalui platform digital, Suzuki memperkuat brand awareness di kanal media sosial dengan menyajikan informasi produk, kiat-kiat menarik, hingga campaign 'Keren Cara Baru'.

Media sosial dipilih sebagai kanal untuk melakukan kampanye ini karena mayoritas produk sepeda motor Suzuki diperuntukkan bagi generasi muda/milenial yang saat ini memang gandrung menggunakan sosial media dan aktif menggunakan sepeda motor.

Penghargaan Suzuki Roda Dua Sepanjang 2018

Dari berbagai aktivitas dan pencapaian, sepeda motor dan layanan purnajual Suzuki mendapatkan apresiasi dari beberapa pihak selama tahun 2018.

Apresiasi itu di antaranya penghargaan WOW Brand Awards 2018 dari Majalah Marketeers untuk kategori Automotive & Spareparts - Motorcycle, Otomotif Award 2018 kategori Best of the Best Cub dan Best of Hyper Cub untuk All New Satria F150, dan Motorplus Award 2018 kategori Best of the Best Bebek dan Best Bebek Sport juga untuk All New Satria F150.

Di ajang Gridoto Award 2018, All New Satria F150 juga dinobatkan sebagai The Best 115-150cc. Di ajang penghargaan yang sama, pendatang baru NEX II mendapatkan gelar The Best Value untuk kategori sepeda motor. Model jagoan motor sport Suzuki GSX R-150 pun turut mendapat apresiasi sebagai The Best Sport Bike di ajang IIMS Awards 2018.

Khusus untuk layanan purnajual sepeda motor, penghargaan 2W Aftersales Award 2018 tingkat Asia melengkapi prestasi Suzuki di posisi kedua. Pada pertengahan tahun 2018, tiga mekanik Suzuki asal Indonesia juga mengharumkan nama bangsa dengan meraih juara pertama dalam Kontes Mekanik Suzuki se-Asia di Bangkok, Thailand.

Target Pasar Milenial untuk 2019

Keberhasilan selama 2018 semakin menguatkan optimisme untuk melaju di tahun 2019. Fokus utama Suzuki adalah memperkuat posisi dan citra brand sepeda motor sebagai alat transportasi dan juga gaya hidup.

Oleh karena itu, tahun ini Suzuki akan menghadirkan delapan produk pada jajaran motor Suzuki yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini akan diperkuat dengan perluasan jaringan penjualan dan penetrasi pasar agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen untuk memiliki sepeda motor berkualitas dan terjangkau.

Dari sisi penjualan, di tahun 2019 Suzuki menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 35 persen. Berbagai strategi telah disiapkan, seperti memperluas jaringan layanan purnajual hingga mencapai 500 diler, hingga penyegaran produk yang disesuaikan dengan tren dan gaya hidup 2019.

Melihat angka penjualan yang makin meningkat, Suzuki memperluas pangsa pasar ke generasi milenial dan keluarga muda. Agar dapat menggaet kaum milenial secara efisien, Suzuki akan lebih fokus memanfaatkan penggunaan platform digital sebagai saluran komunikasi.

Oleh karena itu, komunitas masih dilibatkan untuk membangun dan menyebarkan ketertarikan publik terhadap produk Suzuki melalui berbagai acara dan mempertahankan loyalitas mereka pada Suzuki.

Terkait dengan negara tujuan ekspor sepeda motor, jika tahun lalu hanya menyasar 41 negara tujuan, maka tahun 2019 ini rencananya eskpor akan ditambah ke Bangladesh dan Korea Selatan dengan target total CBU dan CKD 200.000 unit.

Komentar

Embed Widget
x