Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 11:12 WIB

GoJek Wirausaha Targetkan 35 Ribu UMKM

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:40 WIB
GoJek Wirausaha Targetkan 35 Ribu UMKM
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - GoJek sebagai perusahaan teknologi terdepan di Indonesia kembali menunjukkan komitmennya membantu para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan skala bisnis dan memperluas pasarnya.

Komitmen ini ditunjukkan melalui peluncuran Gojek Wirausaha - program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh Gojek kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka.

Program ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar, bisa menjadi naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia tahun 2018, 99 persen industri Indonesia ditopang oleh UMKM.

Dengan total 62 juta unit yang tersebar di berbagai wilayah di nusantara, UMKM menjadi solusi dalam menciptakan banyak lapangan kerja.

"GoJek percaya basis UMKM yang besar di Tanah Air berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Meski demikian, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill," kata Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion GoJek, dalam siaran persnya.

Oleh karena itu, lanjut Catherine, GoJek berupaya menjawab tantangan-tantangan tersebut dengan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

"Tantangan akses pasar yang lebih luas serta akses ke teknologi kami berusaha beri solusi dengan melalui layanan Go-Food dan Go-Pay," ujarnya.

Catherine juga menambahkan bahwa hingga saat ini GoJek telah bermitra dengan lebih dari 400.000 merchant, yang 80 persen diantaranya merupakan UMKM kuliner yang telah merasakan manfaat perluasan pasar secara langsung.

"Inovasi GoJek tak berhenti sampai disitu. Sesuai misi kami untuk memberikan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, kali ini untuk memberikan akses pada peningkatan skill, GoJek meluncurkan pelatihan GoJek Wirausaha yang bertujuan menaik kelaskan pelaku UMKM," lanjut dia.

"Lewat pelatihan ini, Gojek menyediakan paket lengkap baik bagi UMKM, memberikan pelatihan akses ke teknologi melalui platform Gojek sekaligus akses ke peningkatan kemampuan dan pengetahuan dengan pelatihan dan modal," jelas Catherine.

Sebelumnya, proyek pilot Gojek Wirausaha telah dilakukan di 14 kota di Indonesia dengan lebih dari 2.200 pelaku UMKM yang ikut serta dari 24 komunitas dan institusi pemerintah.

Sementara itu, VP Public Affairs GoJek Astrid Kusumawardhani menyebut program GoJek Wirausaha ini memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GoJek.

Setelah pelatihan, UMKM dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform Go-Food, Go-Pay serta Arisan Mapan.

"Hal ini menjadi nilai tambah agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital," tutur Astrid.

Melalui Gprogram ini, GoJek telah berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih besar lagi kedepannya. Hasil dari lembaga riset LD FEB UI pada 2017 lalu menyatakan bahwa GoJek telah berontribusi Rp1,7 triliun setiap tahunnya melalui penghasilan mitra UMKM.

"Harapannya dengan ilmu yang kami berikan lewat GoJek Wirausaha ini, pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya dan mangatur keuangan lebih baik, sehingga menjadi meningkatkan skala blisnis yang berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia," ujar Astrid.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia tahun 2018, 99 persen industri Indonesia ditopang oleh UMKM. Dengan total 62 juta unit yang tersebar di berbagai wilayah di nusantara, UMKM menjadi solusi dalam menciptakan banyak lapangan kerja.

Komentar

x