Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 02:12 WIB

Sinar Biru Smartphone dan Laptop Percepat Kebutaan

Senin, 11 Februari 2019 | 12:12 WIB
Sinar Biru Smartphone dan Laptop Percepat Kebutaan
(thetechnews.com)

INILAHCOM, Ohio - Studi terbaru yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari University of Toledo di Ohio, AS, menyebut bahwa pancaran sinar biru dari smartphone, tablet, laptop, dan televisi dapat mempercepat kebutaan pada mata penggunanya.

Mengutip CNET, menurut para peneliti, paparan sinar biru ini dapat merusak penglihatan dan menghasilkan molekul berbahaya pada sel sensitif cahaya di mata manusia. Mereka juga menyebut bahwa sinar biru dapat mempercepat degenerasi makula dan penyakit mata lainnya.

Pada studi ini, para peneliti memaparkan sel hidup terhadap berbagai jenis cahaya. Mereka menemukan bahwa paparan sinar biru memicu reaksi yang menciptakan molekul kimia berbahaya di sel photoreceptor, yaitu sel di retina yang bertugas untuk merespons cahaya.

Studi ini ditujukan untuk memahami cara sel merespons paparan sinar biru setiap hari dari berbagai perangkat seperti smartphone dan televisi. Cahaya yang berasal dari smartphone disebut peneliti Dr Peyton tidak besar dan masih dapat ditoleransi.

Kini, sejumlah produsen smartphone pun telah menambahkan penyaring sinar biru pada pengaturan layar perangkat mereka, dan hal ini dinilai sebagai ide yang baik.

Penyakit mata seperti degenerasi makula disebabkan oleh kerusakan pada sel sensitif cahaya di retina. Penyakit ini terkait dengan usia dan dapat menyebabkan kebutaan.

Menurut laporan organisasi nirlaba pendukung studi ini, Brightfocus Foundation, saat ini terdapat 11 juta warga AS yang menderita degenerasi makula.

Jumlah penderita penyakit penglihatan tersebut diprediksi akan meningkat dua kali lipat hingga 2050 mendatang.

Sementara itu, peneliti lain dari University of Toledo, Dr Ajith Karunarathne, menyebut bahwa masyarakat harus menggunakan kacamata hitam.

Bukan kacamata hitam biasa yang dia maksud, tapi kacamata hitam yang dapat menyaring sinar UV dan sinar biru ketika pengguna berada di luar ruangan.

Selain itu, masyarakat perlu berhenti menggunakan smartphone, laptop, dan perangkat serupa dalam gelap.

Opsi lain yang disebut membantu melindungi mata adalah dengan menggunakan kacamata berlensa berwarna jingga yang dapat menghalangi sinar biru.

Komentar

x