Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 18:08 WIB

Google Garap Pembangkit Listrik Matahari di Taiwan

Senin, 28 Januari 2019 | 17:17 WIB
Google Garap Pembangkit Listrik Matahari di Taiwan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Taipei - Google baru saja mengumumkan proyek energi tenaga surya di Taiwan. Proyek itu akan memasok tenaga listrik untuk data center Google di negara tersebut.

Proyek energi itu adalah hasil negoisasi selama berbulan-bulan antara Google dengan pemerintah dan perusahaan lokal Taiwan. Pemerintah Taiwan belum lama ini mengubah regulasi terkait listrik, memungkinkan perusahaan non-utilitas untuk langsung membeli energi terbarukan.

Ini akan menjadikan Google sebagai perusahaan non-utilitas pertama yang membeli energi terbarukan di Taiwan, demikian menurut laporan ZDNet.

Bekerja sama dengan Diode dan New Green, Google akan membuat pembangkit listrik tenaga surya 10-megawatt di Tainan City, Taiwan. Proyek ini akan terletak 100 kilometer di selatan dari data center Google di Changhua County dan terhubung ke sistem listrik daerah yang sama.

Dengan proyek tersebut, Google akan bisa mendapatkan harga listrik pasti di Taiwan. Selain itu, mereka juga akan semakin dekat untuk merealisasikan visi mereka untuk memasok data center mereka dengan energi terbarukan.

Saat ini, Google telah menjadi perusahaan yang membeli energi terbarukan terbanyak di dunia. Mereka telah menandatangani lebih dari 30 perjanjian pembangkit listrik tenaga surya dan tenaga angin di AS dan Eropa sejak 2010.

Proyek pembangkit listrik terbarukan Google di Taiwan menjadi kali pertama Google menggunakan energi terbarukan di Asia.

Komentar

Embed Widget
x