Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 06:34 WIB

Huawei Percaya Diri Kuasai Pasar Smartphone Global

Senin, 28 Januari 2019 | 07:07 WIB
Huawei Percaya Diri Kuasai Pasar Smartphone Global
(ist)

INILAHCOM, Beijing - Huawei percaya diri bisa menjadi brand smartphone terlaris tahun ini meskipun mereka ditolak di AS dan sejumlah negara sekutu AS lainnya.

"Konsumen percaya dan yakin pada kami. Hanya orang-orang politik yang mencoba menekan kami," kata Richard Yu, CEO Huawei Consumer Business Group, saat konferensi pers di China akhir pekan lalu, seperti diwartakan Reuters.

Pandangan Huawei bertolak belakang dengan kondisi para raksasa smartphone dunia, Samsung dan Apple, yang penjualannya melemah di China. Permintaan di pasar terbesar di dunia itu memang melemah selama beberapa waktu belakangan.

Huawei bermula dari produsen perangkat infrastruktur telekomunikasi dan beberapa tahun belakangan ini turut membuat smartphone. Pendapatan Huawei untuk bisnis konsumen dikabarkan meroket 50 persen tahun lalu, melebihi US$52 miliar.

Divisi bisnis konsumen menyumbang 48 persen dari total pendapatan Huawei, artinya melebihi porsi bisnis jaringan telekomunikasi.

"Bahkan tanpa pasar AS, kami akan jadi nomor satu di dunia. Saya yakin di awal tahun ini, atau paling lambat tahun depan," kata Yu.

AS dan sejumlah negara lainnya melarang Huawei beroperasi di negara mereka karena perusahaan tersebut dicurigai digunakan pemerintah China sebagai mata-mata. Huawei dengan tegas menolak tuduhan tersebut

Pada 2018 lalu, Huawei dilaporkan telah mengapalkan 208 juta smartphone. Firma riset pasar IDC menyebutkan pengiriman smartphone secara global turun 3 persen tahun lalu, berada di digit tunggal tahun ini dan diperkirakan hingga 2022.

Kehadiran jaringan 5G diperkirakan akan membawa angin segar untuk industri smartphone. Huawei pun siap memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan smartphone layar lipat yang ditenagai prosesor yang sudah mendukung jaringan 5G pada bulan depan, tepatnya di gelaran Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona, Spanyol.

Kabarnya, smartphone tersebut akan dijual mulai April 2019.

Huawei sudah menyiapkan prosesor buatan sendiri, yakni Balong 5000 --yang menjadi kompetitor Qualcomm Snapdragon X50-- sebagai modem 5G dan dapat digunakan di kendaraan swakemudi.

Huawei mengklaim prosesor buatan mereka itu adalah yang pertama yang dapat digunakan di arsitektur berbeda di berbagai negara.

Komentar

Embed Widget
x