Find and Follow Us

Senin, 20 Mei 2019 | 14:07 WIB

Produsen Mobil AS Lihat Peluang Besar di China

Jumat, 18 Januari 2019 | 16:16 WIB
Produsen Mobil AS Lihat Peluang Besar di China
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Detroit - Produsen mobil AS melihat peluang besar di pasar China setelah masalah perdagangan antara China dan AS tampaknya mulai bergerak ke fase baru yang lebih tenang, kata eksekutif otomotif kepada Xinhua di ajang North American International Auto Show (NAIAS) 2019 yang berlangsung di Detroit, AS.

Kabar baiknya adalah bahwa kedua belah pihak telah sepakat "mundur, untuk tidak mengubah tarif, untuk bekerja sama," kata CEO Ford Jim Hackett, seperti dilansir Xinhua.

Demikian pula dengan CEO Fiat Chrysler Automobiles (FCA) Mike Manley yang mengaku senang mendengar perubahan nada dalam negosiasi antara China dan AS.

"Jelas saya senang mereka akan memasuki periode di mana diskusi akan dimulai lagi dan kita akan melihat apa yang terjadi di sana," katanya.

"China bagi kami adalah bagian yang relatif kecil dari bisnis kami sehingga ini benar-benar mewakili peluang yang signifikan. Apa yang kami kerjakan adalah bagaimana membuka peluang itu bagi kami," ucap Manley.

"Jadi kami melihat penurunan di pasar China untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, sesuatu seperti itu, tahun lalu. Tahun ini, saya pikir mereka akan menjadi flat dan mereka akan tetap menjadi nomor satu di dunia," tambahnya.

Sementara CEO Volkswagen AG Herbert Diess menggemakan sentimen para eksekutif lainnya. Dia meyakini bahwa peningkatan hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia itu tak hanya akan menguntungkan kedua negara, tetapi juga ekonomi global.

Komentar

Embed Widget
x