Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 19:02 WIB

Ini Bedanya Xiaomi, Redmi, dan Pocophone

Sabtu, 5 Januari 2019 | 14:30 WIB
Ini Bedanya Xiaomi, Redmi, dan Pocophone
(ist)

XIAOMI baru saja mengumumkan bahwa Redmi, yang selama ini jadi lini seri smartphone mereka, akan dilepas menjadi merek independen yang terpisah dari produk-produk Xiaomi.

Redmi bukan pecahan pertama dari Xiaomi, pada pertengahan tahun lalu, vendor asal China ini mengumumkan sub-brand Pocophone yang sudah memiliki satu produk bernama Pocophone F1.

CEO Xiaomi Lei Jun menjelaskan, Redmi dan Xiaomi akan mengambil segmen pasar yang berbeda.

Smartphone dengan brand Redmi akan fokus menggarap pasar yang dia sebut 'value for money', memiliki harga yang rasional berbanding lurus dengan kemampuan dan kualitasnya.

Smartphone Redmi yang selama ini berbedar memiliki spesifikasi kelas, seperti yang terbaru Redmi Note 6 Pro menggunakan chipset Snapdragon 636 dipadukan dengan RAM 3GB dan kapasitas internal 32GB. Dari segi harga, handset ini dihargai sekitar Rp3jutaan.

Sementara itu, Xiaomi akan difokuskan untuk ponsel segmen menengah ke atas dan smartphone premium.

Perangkat-perangkat Xiaomi mungkin akan bersinggungan dengan Pocophone. Beberapa seri Mi selama ini dikenal sebagai smartphone 'sejuta umat', misalnya melalui seri Mi A1 yang mendapatkan respons positif sehingga Xiaomi memboyong generasi penerusnya, Mi A2, beberapa waktu lalu.

Seri Mi A1 dan Mi A2 ditawarkan di atas harga Rp3 jutaan, Mi A1 saat diluncurkan pada akhir 2017 lalu dijual seharga Rp3,099 juta dan Mi A2 seharga Rp3,699 juta.

Mi juga memiliki andalan lain dengan Mi Mix, meski lini ini tidak hadir di Indonesia. Seri Mi Mix menggunakan chipset prosesor berspesifikasi tinggi, yang terbaru Mi Mix 3 menggunakan chipset Snapdragon 845 octa-core buatan Qualcomm.

Posisi yang ditempati Xiaomi ini mirip dengan sub-brand Pocophone, yang sejak awal kemunculannya sudah menyatakan diri untuk membuat produk flagship. Umumnya, smartphone kategori flagship ini juga tergolong produk premium, spesifikasi yang mumpuni diimbangi dengan harga jual yang tinggi.

Namun, dalam blog resmi Xiaomi, Pocophone menyatakan diri mereka berbeda dengan keluaran Mi. Lini Mi menggarap produk flagship dengan spesifikas komplit yang dapat menjadi standar baru di industri.

Pocophone akan fokus pada satu aspek yang ada di smartphone kelas flaghsip, terutama dari segi performa karena mereka menyasar konsumen tech enthusiast atau penggila gawai.

Produk perdana dari Pocophone, yakni Pocophone F1, rilis pada pertengahan tahun lalu, termasuk di Indonesia.

Pocophone F1 memakai chipset Snapdragon 845 yang dipadankan dengan RAM 6GB dan kapasitas internal 64GB, serta ditenagai baterai berkapasitas besar 4.000mAh.

Komentar

x