Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Februari 2019 | 17:57 WIB

Jual Ginjal Demi iPhone, Wang Pun Sakit Parah

Selasa, 1 Januari 2019 | 11:00 WIB

Berita Terkait

Jual Ginjal Demi iPhone, Wang Pun Sakit Parah
(ist)

INILAHCOM, Beijing - Demi memiliki iPhone impian, anak muda di China rela melakukan apa saja, termasuk menjual ginjalnya. Hal ini dilakukan oleh Xiao Wang pada 2011 silam. Kini ia pun tergolek lemah di tempat tidurnya.

Wang, yang ketika itu berusia 17 tahun, diketahui menjual salah satu ginjalnya demi memenuhi keinginan untuk memiliki iPhone 4 yang saat itu jadi ponsel paling populer dan canggih.

China Oriental Daily menuliskan bahwa iPhone 4 saat itu populer di kalangan remaja dan barang wajib di sekolah Wang.

Siapa pun yang memiliki iPhone 4, maka status sosialnya akan naik, menurut laporan tersebut. Tak mau ketinggalan, Wang pun ingin punya iPhone 4, sayangnya, ia tidak punya cukup uang untuk membelinya.

Entah bagaimana Wang terpikir untuk menjual salah satu ginjalnya demi mendapatkan uang untuk membeli iPhone 4.

Dia akhirnya melakukan operasi pengangkatan ginjal, secara ilegal, di sebuah rumah sakit. Ginjalnya terjual US$3.200, lebih dari cukup untuk membeli iPhone 4.

"Satu ginjal sudah cukup, kenapa harus punya dua? Kenapa tidak dijual saja?" pikir Wang saat itu.

Dia pun yakin bahwa hidupnya akan tetap normal meski pun hanya memiliki satu ginjal.

Sayangnya, ruang operasi tersebut tidak benar-benar steril sehingga Wang mengalami infeksi setelah operasi. Orang tua Wang juga tidak tahu apa pun tentang operasi ginjal tersebut sampai suatu hari anaknya sakit parah.

Wang akhirnya dilarikan ke rumah sakit terpercaya, namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, ginjalnya sudah sangat rusak. Tujuh tahun belakangan, kesehariannya dihabiskan di tempat tidur.

Masalah masih belum berakhir, Wang dan keluarganya jatuh bangkrut karena biaya perawatan untuk penyakit ginjalnya sangat mahal.

Sementara itu, seorang perantara dan rumah sakit ilegal tempat Wang dioperasi, dibawa ke ke pengadilan, meski tidak dijelaskan berapa kompensasi yang harus mereka berikan kepada keluarga Wang.

Komentar

Embed Widget
x