Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 06:25 WIB

Pemulihan Pasca-Tsunami Selat Sunda

Telkomsel Siagakan Tim Bencana TERRA

Oleh : Ibnu Naufal | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:00 WIB
Telkomsel Siagakan Tim Bencana TERRA
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Seiring dengan pemulihan jaringan komunikasi pasca-tsunami di Selat Sunda (Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lampung Selatan) Telkomsel mengerahkan tim Siaga Bencana TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) untuk pendirian posko darurat serta percepatan pemulihan layanan jaringan telekomunikasi.

Selain itu, Telkomsel bersama Rumah Zakat juga memfasitasi para para pelanggan untuk berdonasi bagi korban bencana melalui UMB *800*01#, aplikasi TCASH Wallet, maupun QR Code.

GM Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kejadian bencana tersebut. Saat ini, layanan komunikasi baik SMS, suara, dan internet 100 persen dalam kondisi normal di wilayah terdampak bencana.

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, Telkomsel telah mengerahkan tim Siaga Bencana TERRA untuk pendirian posko darurat, menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memberikan donasi sesuai kebutuhan di posko pengungsian," ujar Denny dalam siaran persnya.

Sebagai bentuk kepedulian kepada para korban, Telkomsel telah menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan berupa kebutuhan logistik, seperti makanan siap konsumsi, air mineral, pakaian layak pakai, selimut, dan obat-obatan.

Telkomsel juga menyediakan fasilitas telepon gratis di Posko Pengungsian Kantor Camat Labuhan Kabupaten Pandeglang, Posko Pengungsian Kecamatan Angsa Kabupaten Pandeglang, Gedung PGRI Mancak Kabupaten Serang, dan Desa Cugung Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Telkomsel juga memberikan bantuan berupa tenda pengungsi untuk Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Serang.

"Selain memberikan donasi tersebut, kami akan terus fokus untuk memonitor jaringan kami agar layanan telekomunikasi tetap lancar dengan menyiagakan Mobile Backup Power (MBP) sebagai perangkat penunjang catuan listrik" tutup Denny.

Komentar

x