Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 10:55 WIB

Korsel Denda BMW Karena Terlambat Lakukan Recall

Selasa, 25 Desember 2018 | 07:07 WIB
Korsel Denda BMW Karena Terlambat Lakukan Recall
(pulsenews.co.kr)

INILAHCOM, Seoul - Kementerian Transportasi Korea Selatan menjatuhkan denda kepada BMW sebesar US$9,93 juta atas keterlambatan penarikan kendaraan yang terbakar dan pihak BMW berusaha menyembunyikan bagian yang rusak.

Kantor berita Yonhap melaporkan, ada sekitar 40 mesin mobil BMW yang terbakar awal tahun ini, sehingga mengharuskan BMW menarik sekitar 100.000 unit kendaraan pada Agustus lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan bahwa para ahli sipil dan pejabat pemerintah menemukan bahwa kebakaran disebabkan oleh bagian-bagian yang salah dalam sistem resirkulasi gas buang (EGR).

"Kementerian memerintahkan BMW untuk mengganti semua sistem EGR pada kendaraan yang ditarik dan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada daya tahan sistem EGR," kata mereka.

Kementerian merujuk kasus itu ke jaksa penuntut guna untuk penyelidikan pidana. Kebocoran cairan pendingin dan katup yang rusak dalam sistem EGR menyebabkan mesin terbakar.

Pihak Kementerian juga mengkritik markas BMW di Jerman karena sudah mengetahui permasalahan ini pada tahun 2015 tentang bagian yang salah dalam sistem EGR.

"Pada Oktober tahun itu, markas besar BMW membentuk gugus tugas untuk mereparasi perangkat pendingin dalam sistem EGR untuk mencegah kebakaran," tambah mereka.

Sepanjang tahun ini, penjualan BMW di Korea Selatan mengalami penurunan 9,9 persen. Dalam 11 bulan di 2018, BMW 'hanya mampu' menjual 47.569 unit kendaraan, dibandingkan dengan 52.817 unit kendaraan yang dijual pada periode yang sama tahun lalu.

Komentar

x