Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 15:46 WIB

Negara Bagian Jerman Tuntut VW atas Skandal Diesel

Selasa, 18 Desember 2018 | 01:01 WIB
Negara Bagian Jerman Tuntut VW atas Skandal Diesel
(ist)

INILAHCOM, Frankfurt - Negara bagian Jerman, Baden-Wuerttemberg, berencana menuntut Volkswagen (VW) atas kecurangan tes emisi yang dilakukan oleh produsen otomotif itu, demikian laporan surat kabar Frankfurter Allgemeine Zeitung, Senin (17/12/2018).

Instansi-instansi di negara bagian itu, termasuk polisi, membeli kendaraan VW yang dilengkapi dengan perangkat untuk menguji emisi diesel, dan Frankfurter Allgemeine Zeitung mengutip juru bicara kementerian keuangan yang mengatakan bahwa ini merupakan 'tugas anggaran' untuk menuntut ganti rugi.

Pemerintah negara bagian Baden-Wuerttemberg telah berusaha untuk mencapai kesepakatan dengan VW, namun tenggat waktu telah berlalu sebelum kesepakatan bisa dilakukan, kata surat kabar itu lagi.

Kementerian keuangan negara, yang dijalankan oleh Partai Hijau Jerman, berencana untuk mengajukan klaimnya sebelum akhir tahun, Frankfurter Allgemeine Zeitung menambahkan.

"Kami tidak tahu soal klaim tersebut dan karena itu tidak dapat berkomentar," kata juru bicara VW kepada Reuters.

Dia menyebut bahwa pihaknya tidak melihat adanya kepantasan memasukkan unsur kerusakan dalam klaim karena mobil-mobil tersebut aman dan laik jalan.

Mengikuti pembaruan perangkat lunak mesin untuk mengatasi masalah emisi, kendaraan itu mematuhi peraturan- peraturan lalu lintas jalan KBA di Jerman, kata juru bicara VW itu.

Sementara itu, surat kabar Rheinische Post mengatakan negara bagian Jerman lainnya, North Rhine-Westphalia, juga pemilik armada mobil VW, sedang mempertimbangkan menuntut VW atas kerusakan, mengutip menteri kehakiman negara itu.

Pihak VW mengatakan sekitar 11 juta mobil diesel di seluruh dunia dipasangi alat yang bisa menipu uji emisi yang dirancang untuk membatasi asap mobil yang berbahaya.

Mereka telah setuju untuk membayar miliaran dolar di AS untuk menyelesaikan klaim dari pemilik, regulator lingkungan, negara dan diler. Mereka juga menawarkan untuk membeli kembali 500 ribu unit kendaraan di AS yang mencemari.

Sementara itu, pihak VW belum mencapai kesepakatan serupa di Eropa, di mana mereka menghadapi miliaran euro dalam klaim dari investor dan pelanggan dalam krisis bisnis terburuk dalam sejarahnya.

Komentar

x