Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 04:21 WIB

Jepang Bakal Larang Huawei dan ZTE

Sabtu, 15 Desember 2018 | 18:18 WIB
Jepang Bakal Larang Huawei dan ZTE
(ist)

INILAHCOM, Tokyo - Jepang berencana mengeluarkan aturan yang melarang penggunaan komponen buatan dua perusahaan China, Huawei dan ZTE, di lingkungan pemerintahan.

Reuters melaporkan, wacana pelarangan ini muncul di tengah isu keamanan yang sedang mencuat. Huawei dan ZTE dituduh oleh Pemerintah AS telah melakukan spionase dengan menggunakan komponen yang mereka buat.

Tudingan ini pertama kali muncul ketika ZTE dianggap telah melanggar perjanjian dagang dengan pemerintah AS. Saat itu, ZTE diketahui secara diam-diam menjual komponen buatan AS ke Korea Utara dan Iran.

Karena kejadian inilah AS kemudian melarang Pemerintah AS atau siapa pun yang ingin bekerja dengan Pemerintah AS menggunakan komponen yang substansial maupun esensial dari Huawei dan ZTE, serta beberapa perusahaan China lainnya.

Jepang diketahui memiliki kedekatan dengan AS. Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi yang intensif dengan AS pada berbagai bidang, termasuk cybersecurity.

"Cybersecurity menjadi isu penting di Jepang. Kami akan mengambil langkah tegas untuk melihatnya dari berbagai perspektif," ungkap Yoshihide seraya menyebut bahwa aturan ini akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat.

Langkah tersebut diambil Pemerintah Jepang dengan cara merevisi aturan pengadaan internal dan mengecualikan produk yang dibuat oleh Huawei dan ZTE.

Meski demikian Pemerintah Jepang menolak untuk berkomentar lebih lanjut. Demikian pula dengan Huawei maupun ZTE tidak memberikan tanggapan terkait hal ini.

Sebelum Jepang, Australia dan Selandia Baru sudah lebih dahulu memberlakukan aturan yang serupa. Kedua negara ini mengikuti imbauan Pemerintah AS yang melarang penggunaan komponen buatan Huawei dan ZTE.

Ketidakpercayaan AS pada China ini dilatarbelakangi oleh perang dagang yang berimbas pada iklim industri telekomunikasi yang semakin memanas. Puncaknya ketika AS mengeluarkan undang-undang yang melarang institusi pemerintah dan kontraktor pemerintah menggunakan teknologi Huawei dan ZTE.

Komentar

Embed Widget
x