Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 19:31 WIB

Pengguna iPhone di China Kaum 'Miskin Terselubung'

Jumat, 23 November 2018 | 17:17 WIB

Berita Terkait

Pengguna iPhone di China Kaum 'Miskin Terselubung'
(ist)

INILAHCOM, Shanghai - Mungkin sebagian besar dari Anda beranggapan bahwa pengguna ponsel mahal adalah orang-orang kaya. Namun, hal itu ternyata tidak berlaku di China.

Sebuah riset yang dilakukan lembaga MobData, justru menemukan pengguna iPhone di Negara Tirai Bambu itu mayoritas berasal dari kalangan 'invisible poor' atau 'miskin terselubung'.

Maksudnya, kemiskinan itu tidak terlihat karena tertutup penampilan dan gayanya yang tidak mencerminkan seseorang tidak mampu secara finansial.

Mengutip SCMP, berdasarkan riset tersebut, pemilik iPhone di China berasal dari kalangan perempuan yang belum menikah, usia 18-34 tahun, tamatan SMP atau SMA, ekonomi sulit, dan tidak banyak memiliki aset.

Pendapatan mereka jika dirata-rata dalam sebulan maksimal 3.000 yuan atau Rp6,3 juta, tergolong pas-pasan kalau di China.

Hal ini berbanding terbalik dengan pemilik merek ponsel lain, misalnya Huawei atau Xiaomi. Menurut penelitian itu, pengguna dua ponsel produksi China itu cenderung berasal dari kalangan berada.

Pengguna Huawei atau Xiaomi berasal dari kalangan laki-laki menikah dengan rentang usia 25-34 tahun. Mereka mengenyam pendidikan diploma atau sarjana dan memiliki pendapatan antara 5.000-20.000 yuan atau Rp10,5 juta hingga Rp42,2 juta per bulan.

Mereka rata-rata sudah memiliki rumah tinggal dan mobil pribadi, sementara pemilik iPhone tidak memilikinya.

Sementara itu, selain Huawei dan Xiaomi, dua merek lain yang menjadi pilihan kalangan masyarakat di China dengan penghasilan 3.000-10.000 yuan atau Rp6,3 juta hingga Rp21 juta adalah merek lokal seperti OPPO dan Vivo.

Meski demikian, data hasil riset yang dirilis MobData tentunya tidak memberikan gambaran utuh mengenai karakteristik pengguna smartphone di China. Sebab, lembaga yang berbasis di Shanghai itu tidak mengungkap berapa jumlah atau siapa saja responden yang mereka libatkan dalam studi tersebut.

Komentar

Embed Widget
x