Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 18:02 WIB

Ilmuwan: Tikus Sebabkan Kerusakan Terumbu Karang

Kamis, 15 November 2018 | 13:13 WIB
Ilmuwan: Tikus Sebabkan Kerusakan Terumbu Karang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Lancashire - Tikus adalah masalah di kota-kota besar maupun kecil di seluruh dunia. Tapi, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Nature International Journal of Science, hewan pengerat itu juga menyebabkan kerusakan besar pada terumbu karang dunia.

Menurut studi baru tersebut, tikus-tikus telah mengusik populasi burung laut di 90 persen kepulauan dunia.

Profesor Nick Graham dari Lancaster University, Inggris, mengatakan dalam sebuah lawatan baru-baru ini ke Kepulauan Chagos di Samudera Hindia, yang terdapat perbedaan sangat menyolok antara pulau-pulau yang dipenuhi tikus dengan pulau-pulau yang bebas tikus.

"Di mana ada tikus, langit di atasnya kosong, pulau-pulau sangat sepi. Apabila Anda pergi ke pulau-pulau yang bebas tikus, langitnya dipenuhi burung laut, sangat ramai, dan bau, Anda bisa mencium bau guano atau kotoran burung di udara," ungkap Profesor Graham seperti dilansir VOA News.

Para ilmuwan mendapati guano, yang terkadang digunakan sebagai pupuk, sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem tropis.

"Burung-burung laut terbang cukup jauh dari pulau dan mereka makan dari apa yang kita sebut sebagai ekosistem pelagis -- bagian laut yang dalam, kemudian mereka kembali ke pulau untuk bertengger dan berkembang biak dan ketika itulah mereka memberikan nutrisi-nutrisi kaya yang mereka dapat dari lautan ke pulau," kata Profesor Graham.

"Apabila nutrisi-nutrisi itu kembali ke terumbu karang, kandungan itu bisa mendorong produktivitas dan fungsi terumbu-terumbu karang itu," imbuh dia.

Tikus memangsa telur burung, anak ayam dan bahkan burung dewasa. Pulau-pulau yang bebas tikus memiliki burung laut yang lebih banyak dan kandungan nitrogen yang lebih kaya dalam tanah yang kemudian mengalir ke laut, yang bermanfaat bagi ganggang rumput dan ikan.

"Ikan-ikan sangat bermanfaat bagi terumbu karang, memberikan fungsi penting yang membantu terumbu karang tetap sehat. Ikan-ikan itu menghalau ganggang yang mengganggu, sehingga karang-karang baru bisa menetap dan tumbuh lagi," ujar Profesor Graham.

Jumlah ikan juga 50 persen lebih banyak di perairan pulau-pulau yang bebas tikus.

Komentar

Embed Widget
x