Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 19:32 WIB

Google Ikut Rayakan Hari Ayah Nasional

Senin, 12 November 2018 | 08:08 WIB

Berita Terkait

Google Ikut Rayakan Hari Ayah Nasional

TEPAT pada hari ini, 12 November 2018, Indonesia merayakan Hari Ayah Nasional. Google pun turut memperingatinya dengan menampilkan doodle khusus di halaman muka mesin pencarinya.

Jika Anda mengakses Google hari ini, Anda akan langsung disambut dengan Google Doodle bertemakan 'Hari Ayah 2018' yang menampilkan enam buah cap telapak tangan berwarna-warni. Saat Anda klik doodle tersebut, maka mesin pencari Google langsung memunculkan berbagai tautan yang terkait Hari Ayah Nasional.

Bagi rakyat Indonesia, peringatan Hari Ayah mungkin masih asing. Peringatan Hari Ibu yang dirayakan saban tahun setiap 22 Desember, barangkali lebih populer. Nah, hari ini, 12 November, ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.

Sejarah Hari Ayah

Dinukil dari Wikipedia, Hari Ayah terkonsep untuk menghormati peran ayah. Di AS dan lebih dari 75 negara lainnya, seperti Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong, peringatan Hari Ayah atau Father's Day dirayakan pada hari Minggu di pekan ketiga bulan Juni.

Di puluhan negara tersebut, perayaan Hari Ayah sudah dimulai sejak awal abad ke-12. Biasanya, masih kata Wikipedia, Hari Ayah dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan.

Selain semua itu, Ayah adalah tulang punggung, sandaran, dan pelindung dalam sebuah rumah tangga.

Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki Internasional atau International Men's Day (dalam bahasa Inggris) diperingati setiap tanggal 19 November.

Sejarah Hari Ayah Nasional

Hari Ayah di Indonesia kali pertama digelar di Pendhapi Gede Balaikota Solo pada 12 November 2006 yang dipelopori oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), sebuah kelompok komunikasi lintas agama.

Pendeklarasian Hari Ayah Nasional oleh PPIP berangkat dari fakta bahwa ayah sebagai bagian dari keluarga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga.

Peringatan Hari Ayah juga menunjukkan bahwa orang tua merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Awalnya PPIP yang mengadakan peringatan Hari Ibu mendapati 70 surat terbaik dari Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Setelah acara, PPIP mendapat banyak masukan untuk mengadakan sayembara di Hari Ayah.

PPIP lantas menggelar audiensi ke DPRD kota Solo, menanyakan kapan hari ayah. Tahun 2006, PPIP merasa tidak berlebihan jika mereka membuat acara Deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia.

Setelah melalui kajian, akhirnya PPIP menetapkan Hari Ayah Nasional dideklarasikan pada 12 November, digabungkan dengan Hari Kesehatan dengan semboyan 'Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papa Jaya'.

Deklarasi dilakukan di dua tempat pada jam dan hari yang sama yakni di Solo dan Maumere, Flores, NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku 'Kenangan untuk Ayah' yang berisi 100 surat anak Nusantara, yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Berita Acara Deklarasi, Teks Deklarasi, dan Buku tersebut dikirim ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ke empat penjuru Tanah Air. Sejak itulah Hari Ayah Nasional dirayakan pada 12 November di Indonesia.

Komentar

Embed Widget
x