Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 01:07 WIB

Eset Bisa Halau Malware Lewat Algoritma Khusus

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 8 November 2018 | 14:14 WIB

Berita Terkait

Eset Bisa Halau Malware Lewat Algoritma Khusus
(Foto: eset)

INILAHCOM, Jakarta - Sebagus apapun software antivirus dirasa kurang ampuh jika tidak diperbarui secara rutin. Ya, pada intinya, antivirus hanya akan menangkal malware yang memang mereka ketahui melalui pembaruan.

Hal inilah yang menjadi terobosan perusahaan Antivirus Eset untuk dapat menangkal malware secara alami dengan teknologi sebutan machine learning Augur. Dengan kata lain teknologi ini dapat membaca malware melalui algoritma khusus dan bukannya melalui proses pembaruan.

Eset mengklaim bahwa mereka telah berhasil menciptakan sebuah antivirus yang dapat membaca malware dengan membaca pola dari serangan malware dengan mengidentifikasi heuerestik apakah sebuah file asing termasuk jenis malware apa tidak.

"Machine learning itukan bekerja berdasarkan algoritma, sehingga pola apa saja yang dikira merupakan serangan malware, dia akan langsung mengidentifikasinya," jelas Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita ESET Indonesia, dalam jumpa pers soal Tantangan Keamanan Siber Di Industri 4.0, di Jakarta.

Menurut Yudhi, tingkat akurasi bahkan bisa lebih tinggi bahkan dapat dilakukan tanpa membutuhkan proses pembaruan secara berkala. Akan tetapi, pihaknya tetap menyarankan untuk memperbarui berbagai jenis patch keamanan.

"Baiknya untuk tetap menperbarui dari sistem operasi maupun patch yang disediakan karena algoritama tidak 100 persen juga cukup ampuh untuk menahan berbagai serangan," ujar Yudhi.

Cara kerja teknologi Eset Augur sendiri mendeteksi file eksekusi yang mencurigakan. Augur pertama akan meniru perilakunya dan menjalankan analisis DNA dasar.

Kemudian akan menggunakan informasi yang dikumpulkan untuk mengekstraksi fitur numerik dari file, melihat proses mana yang ingin dijalankan dan melihat mosaik DNA untuk memutuskan kategori mana yang paling cocok - bersih, berpotensi tidak diinginkan atau berbahaya.

"Kami bangga mengatakan teknologi Eset dapat membantu melindungi pengguna dari ancaman di masa depan khususnya pada era kemajuan industri 4.0," pungkas Yudhi.

Komentar

Embed Widget
x