Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 15:27 WIB

Yahoo Bayar US$50 Juta bagi Pengguna yang Diretas

Jumat, 26 Oktober 2018 | 10:30 WIB

Berita Terkait

Yahoo Bayar US$50 Juta bagi Pengguna yang Diretas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, San Francisco - Mantan raksasa internet yang pernah jadi pesaing utama Google, Yahoo, setuju untuk membayar US$50 juta, atau sekitar Rp760 miliar, untuk 200 juta orang pengguna layanan mereka di AS dan Israel yang menjadi korban peretasan.

Kompensasi kerugian akibat peretasan pada sistem Yahoo itu bisa dibayarkan setelah mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Federal California, demikian laporan Associated Press.

Pada 2013, Yahoo mengalami pelanggaran data yang memengaruhi tiga miliar akun pengguna, sebelum setahun kemudian mengalami hal serupa yang memengaruhi 50 juta pengguna.

Informasi pribadi termasuk nama, tanggal lahir, alamat email, kata sandi terenkripsi, bahkan dalam beberapa kasus, pertanyaan dan jawaban untuk keamanan pengguna, juga diketahui peretas.

Meskipun Yahoo sudah mengungkapkan mengenai pelanggaran data itu pada 2016, namun butuh dua tahun untuk menyelesaikan gugatan ini.

Jumlah kompensasi US$50 juta itu rinciannya adalah US$25 per jam untuk setiap pemilik akun menghabiskan waktu berususan dengan konsekuensi akibat pelanggaran data tersebut.

Penyelesaian ini menempatkan perkiraan 15 jam bagi mereka yang menderita kerugian karena pencurian identitas dan lima jam untuk yang lainnya.

Tapi ini tergantung kepada pengguna, apakah bisa mendokumentasikan kerugian atau tidak. Pengguna bisa mengklaim US$375 (Rp5,7 juta) atau hanya US$125 (Rp1,9 juta) saja. Bagi pengguna yang memiliki akun email Yahoo premium bisa mendapatkan pengembalian uang langganan 25 persen.

Karena layanan internet Yahoo sudah dibeli Verizon pada tahun lalu, maka Verizon pun harus membayar separuh dari kesepakatan penyelesaian masalah peretasan tersebut, sementara sisanya menjadi tanggung jawab Altaba Inc, unit bisnis yang tersisa setelah kesekapatan dengan Verizon selesai.

Komentar

Embed Widget
x