Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 04:10 WIB

Apple & Amazon Bantah Ada Alat Spionase di Server

Selasa, 9 Oktober 2018 | 12:12 WIB

Berita Terkait

Apple & Amazon Bantah Ada Alat Spionase di Server
(ist)

INILAHCOM, San Francisco - Apple dan Amazon sama-sama membantah tuduhan bahwa server mereka mengandung chip yang memungkinkan China untuk memata-matai AS.

Pekan lalu, muncul laporan bahwa pada motherboard untuk server yang digunakan Amazon dan Apple, terdapat microchip yang dapat digunakan untuk memata-matai AS.

Dilaporkan, kedua perusahaan telah menemukan chip yang lebih kecil dari ukuran beras itu dan melaporkannya pada pihak berwajib. Namun, keduanya telah membantah tuduhan tersebut.

Mengutip The Verge, Apple dan Amazon memberikan jawaban yang detail. Ini adalah sesuatu yang aneh. Biasanya, ketika perusahaan menemukan celah pada sistem keamanan, mereka hanya akan membuat janji untuk memperketat keamanan mereka.

Misalnya, dalam kasus Celebgate iCloud, yang menyebabkan bocornya foto telanjang berbagai selebritas. Ketika itu, Apple hanya mengaku marah dan menyangkal bahwa ada celah keamanan di layanan mereka.

Lain halnya dalam kasus ini. Baik Apple dan Amazon membantah semua tuduhan yang diarahkan pada mereka.

"Amazon Web Services (AWS) tidak tahu tentang adanya masalah pada jaringan penyuplai, masalah dengan chip jahat atau modifikasi hardware ketika membeli Elemental. Laporan salah lainnya adalah AWS tahu tentang server yang mengandung chip jahat atau termodifikasi pada data center di China, atau laporan yang menyebutkan AWS bekerja sama dengan FBI untuk menyelidiki atau menyediakan data tentang hardware bermasalah ini," kata Amazon.

Sementara Apple menyebut bahwa selama satu tahun belakangan, Bloomberg telah menghubungi mereka beberapa kali dengan berbagai klaim, terkadang samar, terkadang mendetail terkait tuduhan akan masalah keamanan di Apple.

"Setiap kali, kami melakukan penyelidikan internal yang mendalam berdasarkan pertanyaan mereka dan setiap kali itu pula kami tidak menemukan bukti dari pernyataan mereka," ujar Apple.

"Terkait hal ini, kami bisa sangat tegas: Apple tidak pernah menemukan chip jahat, 'manipulasi hardware' atau kelemahan yang secara sengaja ditanam pada server kami. Apple tidak pernah menghubungi FBI atau badan lain terkait masalah tersebut. Kami tidak tahu akan adanya penyelidikan oleh FBI atau hubungan kami dengan badan berwajib lain," imbuh raksasa teknologi AS yang bermarkas di Cupertino, California ini.

Ketegasan kedua perusahaan memunculkan pertanyaan siapakah yang mengatakan hal yang sebenarnya. Jika tuduhan yang ditujukan pada Apple dan Amazon memang benar, berarti mereka sengaja berbohong dan membahayakan keamanan nasional.

"Jelas ada bantahan resmi akan laporan ini tapi ketiadaan informasi teknis yang lengkap tidak mendukung pernyataan itu," kata Andrea Barisani, Head of Hardware Security, F-Secure, perusahaan keamanan siber dan antivirus.

"Memang mungkin untuk melakukan serangan dari penyuplai yang bisa memengaruhi keamanan hardware COTS (Commercial Off The Shelf), meski implementasinya cukup sulit," pungkasnya.

Komentar

Embed Widget
x