Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 20:04 WIB

Apple Hapus Aplikasi Keamanan Populer untuk MacOS

Selasa, 11 September 2018 | 11:11 WIB

Berita Terkait

Apple Hapus Aplikasi Keamanan Populer untuk MacOS
(ist)

INILAHCOM, San Francisco - Karena dianggap melanggar privasi, Apple kabarnya telah menghapus aplikasi keamanan untuk macOS, Adware Doctor, dari Mac App Store.

Adware Doctor adalah aplikasi macOS populer yang mengklaim bisa 'mencegah infeksi malware dan file berbahaya di komputer Mac' penggunanya.

Namun, ironisnya aplikasi keamanan tersebut ternyata justru melanggar privasi dengan mengumpulkan history browsing pengguna secara diam-diam tanpa persetujuan.

Tanpa menunggu lama, Apple pun langsung menghapus Adware Doctor dari toko aplikasi Mac App Store, demikian lansir BuzzFeed.

'Pencurian data' oleh Adware Doctor pertama kali diungkapkan oleh peneliti keamanan Patrick Wardle dari Digita Security. Dia mengatakan bahwa Adware Doctor meminta akses ke home directory dan berkas pengguna.

Akses tersebut kemudian dipakai mengumpulkan data browsing dari Chrome, Safari, atau Firefox. Lalu, data ini dikompres dalam file bernama 'history.zip' dan dikirimkan ke China.

Masalahnya, meski diberikan akses ke home directory dan berkas, Adware Doctor tidak menerangkan keperluannya adalah untuk mengumpulkan data browsing pengguna.

"Aplikasi ini secara diam-diam telah mencuri data browsing pengguna, mungkin selama bertahun-tahun," tulis Wardle dalam sebuah postingan blog.

Adware Doctor pun dianggap telah melanggar kebijakan Apple soal privasi sehingga pada pekan lalu dihapus dari Mac App Store. Sayangnya, raksasa teknologi yang bermarkas di Cupertino, California, AS, tidak berkomentar lebih jauh mengenai penghapusan aplikasi dimaksud.

Sebelum dihapus, Adware Doctor yang merupakan aplikasi berbayar seharga US$5 dan sempat masuk dalam daftar Top 5 aplikasi berbayar terpopuler di Mac App Store. Belum diketahui apakah para pengguna yang sudah terlanjut membelinya akan dapat pengembalian uang atau tidak.

Untuk mencegah pencurian data seperti ini terulang kembali, macOS versi berikutnya, yakni Mojave, bakal melindungi konten history dan cookies browser seperti Safari agar tidak bisa diakses aplikasi lain.

Komentar

Embed Widget
x