Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:10 WIB

Samsung & Xiaomi, Smartphone Terlaris di Indonesia

Senin, 10 September 2018 | 11:00 WIB

Berita Terkait

Samsung & Xiaomi, Smartphone Terlaris di Indonesia
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Firma riset pasar IDC merilis laporan terbaru mereka untuk pengapalan smartphone di Indonesia dengan Samsung dan Xiaomi menduduki dua posisi teratas.

Data IDC menyebutkan pengapalan smartphone di Indonesia mencapai 9,4 juta unit pada kuartal kedua (Q2) 2018, naik 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini, menurut IDC, merupakan pengapalan terbanyak di Indonesia.

Samsung masih menjadi pemain dominan di Indonesia, dengan pangsa pasar sebesar 27 persen untuk Q2 2018. Melalui siaran persnya, analis pasar IDC Indonesia Risky Febrian memberi perhatian pada Xiaomi, yang berada di posisi kedua, dengan pangsa pasar 25 persen.

"Berbeda dengan strategi OPPO dan Vivo, Xiaomi memiliki kampanye pemasaran yang minim dan margin yang tipis untuk mitra. Tapi, mereka bisa memasok perangkat dengan harga kompetitif antara harga dengan spesifikasi ke pasar, konsumen pun lebih memperhatikan nilai yang bisa didapat dengan uang yang dimiliki," kata Risky.

"Dengan strategi seperti ini, Xiaomi secara bertahap mengejar naik dan mendapatkan nama, juga market share," imbuh dia.

OPPO dan Vivo masing-masing menduduki posisi ketiga dan keempat, dengan pangsa pasar 18 persen dan 9 persen. Brand lokal Advan, berada di tempat kelima, memiliki pangsa pasar sebesar 6 persen.

IDC Indonesia menilai OPPO dan Vivo agresif dalam kampanye pemasaran dan menghasilkan margin keuntungan yang menggembirakan untuk mitra kanal pemasaran.

Adapun Xiaomi, menurut firma riset pasar itu, mengandalkan medium di internet untuk kampanye pemasaran misalnya melalui flash sale di e-commerce atau mendukung komunitas penggemar. Melalui kegiatan tersebut, Xiaomi pun dibicarakan di media sosial.

IDC memprediksi Xiaomi akan terus memakai cara ini sebagai strategi kampanye mereka sehingga kompetitor akan perlu memperhatikan strategi harga.

Menurut IDC, brand lokal akan yang mengalami dampak besar dari strategi Xiaomi ini.

Risky menilai tantangan bagi Xiaomi adalah masalah pasokan untuk model smartphone mereka yang banyak disukai, yang dapat berakibat buruk pada strategi harga dan permintaan pasar.

Average selling price atau harga jual rata-rata untuk produk smartphone OPPO dan Vivo pada Q2 2018 sebesar US$220 atau sekitar Rp3,26 juta, sementara Xiaomi US$130 atau sekitar Rp1,93 juta.

Komentar

x