Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 16:18 WIB

Inilah Mobil Kepresidenan Rusia yang Baru

Rabu, 5 September 2018 | 14:00 WIB

Berita Terkait

Inilah Mobil Kepresidenan Rusia yang Baru
(thedrive.com)

INILAHCOM, Moskow - Perusahaan otomotif milik Pemerintah Rusia, Aurus, meluncurkan kendaraan mewah bernama 'Aurus Senat' yang mengincar konsumen dari kalangan kaya raya dan pejabat, serta menjadi mobil kepresidenan Vladimir Putin.

Aurus Senat versi limusin merupakan kendaraan yang digunakan Putin untuk pelantikannya pada Mei lalu, menandai kembalinya era mobil buatan dalam negeri, setelah presiden Rusia itu sempat menggunakan Mercedes-Benz S600.

Aurus Senat diperkenalkan di Moskow secara langsung oleh Menteri Perdagangan Rusia, Denis Manturov, pada pekan lalu dengan menghadirkan dua model yakni, sebuah limusin dan sedan.

Kepada AFP, pihak Aurus mengatakan bahwa mobil berdesain khas Soviet itu memang diproduksi untuk kalangan pejabat, dan pihak Kremlin sudah menerima sejumlah kendaraan.

Riset pasar di Rusia menunjukkan adanya permintaan untuk produk berkualitas dan berteknologi tinggi yang dibuat di negara kami, khususnya untuk mobil kelas seperti itu," kata Vadim Pereverzev, kepala perancang Aurus Senat.

"Konsumen mobil seperti itu, Anda bisa mengatakan mereka lelah dengan Rolls-Royce, Mercedes-Benz, dan Maybach," imbuh pria yang pernah bekerja untuk merek-merek Italia termasuk Fiat.

Pereverzev mengakui desain Aurus Senat terpengaruh dari model ZIS yang dibuat untuk pimpinan Soviet Joseph Stalin, yang menampilkan grille krom yang sangat besar di bagian muka mobil.

"Saya akan mengatakan bahwa itu adalah era yang mengilhami desainer kami, sebuah era pencapaian besar oleh negara kami ketika mobil seperti ZIS muncul," kata dia.

Mobil-mobil itu dikembangkan oleh perusahaan negara yang disebut NAMI, yang mengendalikan saham merek Aurus, bersama dengan kelompok otomotif Rusia Sollers.

Rusia mendanai proyek sekitar 12 miliar rubel atau sekitar Rp2,6 triliun. Ada juga investor dari Uni Emirat Arab, Tawazun, yang menginvestasikan 110 juta euro atau sekitar Rp1,9 triliun.

Merek ini diharapkan dapat menarik orang-orang kaya Rusia maupun pelanggan internasional yang saat ini memilih model buatan Barat.

"Kami tidak akan menjual kendaraan ini hanya di Rusia, kami akan menjualnya ke luar negeri," kata Franz Gerhard Hilgert, CEO Aurus, dalam presentasinya.

Komentar

Embed Widget
x