Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 03:43 WIB

NASA Luncurkan Wahana Pemantau Korona Matahari

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 15:30 WIB

Berita Terkait

NASA Luncurkan Wahana Pemantau Korona Matahari
(Foto: engadget)

INILAHCOM, Washington DC - NASA siap meluncurkan sebuah wahana antariksa ke matahari. Bernama The Parker Solar Probe, wahana tersebut akan mengorbit dan memantau pusat tata surya itu dari jarak dekat yang belum pernah dicapai wahana antariksa sebelumnya.

Mengutip Engadget, The Parker Solar Probe dirancang sedemikian rupa agar dapat menahan suhu panas ekstrem hingga 1.370 derajat Celsius untuk dapat mengumpulkan data serta gambar dari atmosfer matahari yang dikenal sebagai korona.

The Parker Solar Probe juga memiliki kecepatan hingga 692 km/jam, menjadikannya sebagai wahana luar angkasa tercepat buatan manusia. Kecepatan wahana ini mampu membuat waktu perjalanan antara Philadelphia dengan Washington DC hanya dalam hitungan detik.

NASA berencana menggunakan data tersebut untuk bagaimana mengantisipasi angin matahari yang dihasilkan dari korona. Umumnya angin matahari yang kuat dapat mengubah orbit satelit, mengganggu instrumennya dan bahkan memengaruhi sistem pembangkit listrik di Bumi.

Jika manusia ingin mengeksplorasi antariksa lebih jauh pada waktu mendatang, manusia perlu meneliti terlebih dahulu bagaimana angin matahari dapat memengaruhi wahana antariksa.

Selain itu, perlu juga untuk mengamati lebih dekat matahari sebagai pusat tata surya terdekat dari Bumi sebelum meneliti lebih banyak mengenai pusat-pusat tata surya lainnya di alam semesta ini.

Pada akhirnya, penelitian mengenai matahari bisa mengungkap asal usul kehidupan di Bumi, mengingat pusat tata surya tersebut merupakan sumber cahaya dan panas bagi planet biru.

Sebelum dapat mengorbit di atas atmosfer matahari dengan jarak 3,83 juta mil, The Parker Solar Probe terlebih dahulu akan mengelilingi pusat tata surya tersebut selama tujuh tahun.

Wahana ini akan menggunakan daya gravitasi dari Venus untuk terbang mendekati matahari dalam setiap orbitnya sambil meningkatkan kecepatannya.

Pada saat mencapai orbit finalnya, The Parker Solar Probe akan mengorbit matahari secara dekat dengan kecepatan 692 km/jam.

Kemampuannya menahan sengatan suhu panas ekstrem matahari, berkat pelindung panas yang terbuat dari busa serta lempeng komposit karbon.

Sejumlah instrumen pada The Parker Solar Probe menggunakan logam alloy tahan panas ekstrem dan sistem pendingin efektif yang dapat membuat instrumen, mekanisme, dan program tetap dingin serta berfungsi.

NASA akan meluncurkan The Parker Solar Probe melalui roket United Launch Alliance Delta IV Heavy dari Cape Canaveral, Florida, AS pada hari ini, 11 Agustus 2018.

Komentar

x