Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 16:22 WIB

Student's Day Safety Driving di GIIAS 2018

Toyota Terus Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Oleh : Ikhsan | Kamis, 9 Agustus 2018 | 12:45 WIB

Berita Terkait

Toyota Terus Kampanyekan Keselamatan Berkendara
(dok.TAM)

INILAHCOM, Tangerang - Sejalan dengan semangat Toyota Lets Go Beyond sekaligus wujud komitmen untuk senantiasa mendukung upaya-upaya positif bagi terciptanya pemahaman keselamatan berkendara bagi masyarakat luas, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memfasilitasi acara Student's Day Safety Driving bersama komunitas Toyota.

Mengundang kehadiran para mahasiswa dari perguruan tinggi, penyelenggaran Student's Day Safety Driving yang berlangsung di Toyota Booth GIIAS 2018 di ICE-BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (8/8/2018) diharapkan mampu memberikan pemahaman dan makin menambah wawasan yang mendalam tentang keselamatan berkendara bagi mahasiswa sebagai kalangan muda generasi penerus.

"Melalui acara ini, Toyota ingin berbagi ilmu dan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya keamanan berkendara kepada para mahasiswa yang merupakan kalangan muda dan generasi penerus bangsa. Kami berharap, para mahasiswa ini bisa menjadi penggerak utama dalam hal keselamatan berkendara di tengah-tengah masyarakat," kata Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT TAM.

Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia yang dilansir pada 2017 menyebutkan setiap tahun tercatat 28.000-38.000 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Jumlah tersebut membuat Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu lintas di dunia.

PBB juga telah menetapkan tahun 2011 sampai 2020 sebagai Tahun Aksi Keselamatan Berlalulintas atau Decade of Action for Road Safety. Dalam upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di dunia hingga 50 persen.

Seiring dengan pencanangan tahun aksi tersebut, PBB juga telah meminta Indonesia untuk melakukan berbagai upaya preventif agar mampu menurunkan angka kecelakaan tersebut hingga separuhnya.

"Toyota senantiasa mendukung kepedulian Pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Kami akan terus menggalakkan kampanye keselamatan berkendara sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab untuk mewujudkan kehidupan masa depan yang lebih baik. Kami berharap setiap anggota masyarakat bisa menjadi penggerak utama dalam hal keselamatan berkendara di lingkungannya," kata Soerjopranoto.

Dalam upaya menggalakkan kampanye keselamatan berkendara bagi kalangaan muda, TAM saat ini juga tengah menggelar program Toyota Safety Campaign yang berlangsung April hingga Oktober 2018 dengan mengunjungi beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Selain Universitas Indonesia, Universitas Surabaya, dan Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta, pelaksanaan program Toyota Safety Campaign juga akan menyasar kalangan mahasiswa di Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Katholik Parahyangan Bandung.

Keseriusan Toyota memperhatikan keselamatan berkendara juga diwujudkan dengan senantiasa melengkapi berbagai fitur keselamatan pada mobil Toyota, dimana Toyota selalu berupaya menghadirkan kendaraan yang tidak hanya nyaman, namun juga aman dikendarai.

Karena itu, seiring dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi yang semakin maju, Toyota senantiasa menyematkan fitur-fitur keselamatan berkendara yang lengkap dan mempenyempurnakan fitur-fitur standar yang telah ada.

Bahkan, untuk kendaraan di segmen entry seperti Agya dan Calya juga telah dilengkapi dengan fitur keselamatan yang lengkap.

"Faktor keamanan merupakan salah satu faktor utama pada sebuah mobil. Toyota senantiasa mengarahkan peningkatan fitur safety di setiap produknya. Tidak hanya itu, kami juga menyosialisasikan safety driving atau cara mengemudi yang aman. Kelengkapan fitur-fitur keselamatan yang dimiliki sebuah mobil ditambah dengan pengetahuan untuk mengemudi secara aman, kami harapkan bisa mencegah atau paling tidak meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat kecelakaan berkendara," ucap Soerjopranoto.

Komentar

Embed Widget
x