Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Oktober 2018 | 04:22 WIB

Inilah Game Lokal Pertama yang Bakal Hadir di PS4

Senin, 16 Juli 2018 | 18:18 WIB

Berita Terkait

Inilah Game Lokal Pertama yang Bakal Hadir di PS4
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Pengembang lokal Lentera Nusantara menempuh perjalanan yang panjang agar game buatan mereka diakui di mata nasional maupun internasional.

Berawal dari 2015, mereka mengembangkan game Ghost Parade, petualangan seorang anak bernama Suri untuk melewati hutan. Meski game ini berjenis horor, namun, Lentera Nusantara tidak ingin terjebak menawarkan kisah-kisah seram para hantu, melainkan menunjukkan petualangan tokoh utama melawan hal-hal buruk di hutan dengan bantuan makhluk halus.

"Kami ingin memberi tahu, sebetulnya, bukan hantu yang harus ditakuti, tapi, manusia karena dia bisa melakukan hal-hal yang buruk juga," kata Anita Utami, Corporate Communication Lentera Nusantara, di acara Bekraf Game Prime 2018, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Musuh utama Suri dalam game ini adalah para pemburu dan pembalak liar yang berkeliaran di hutan. Dibantu para hantu yang ditemuinya di sepanjang jalan, Suri harus melewati tantangan itu untuk masuk ke tingkatan berikutnya.

"Kami ingin pemain tahu, jangan merusak hutan karena hutan bisa melindungi dari banjir, dan lainnya," ujar Anita.

Meski bernama Ghost Parade, hantu yang ditampilkan di game ini adalah para makhluk halus yang kerap ditemui di cerita maupun legenda Tanah Air, misalnya Bunian yang melegenda di kalangan masyarakat Melayu di Sumatera.

"Kami memang riset tentang hantu. Kami mengobrol dengan anak indigo, atau menemui tetua adat," kata Anita mengisahkan cara mereka membuat sosok hantu di Ghost Parade.

Lentera Nusantara sedang mengembangkan agar game ini memberikan deskripsi tentang hantu yang tampil di permainan beserta legenda yang menyertainya.

Hadir di konsol

Sejak game ini dikembangkan pada 2015 lalu, Lentera Nusantara rutin mengikuti pameran di luar negeri, strategi mereka agar karya mereka lebih cepat dikenal.

Setelah berpameran di sejumlah negara antara lain Singapura, Jerman dan AS, Lentera Nusantara memberanikan diri untuk tampil di Indonesia.

Perjuangan mereka untuk memperkenalkan game ini pun berbuah manis ketika menjalin kerja sama dengan Aksys Game, penerbit game yang bermarkas di AS.

Rencananya game buatan mereka akan hadir di konsol PlayStation 4 dan Nintendo Switch, diperkirakan pada 2019 mendatang.

Saat ini, Ghost Parade masih dalam tahap pengembangan, namun, Lentera Nusantara menyediakan 'game testing' melalui laptop di setiap pameran yang mereka ikuti, seperti di Bekraf Game Prime ini.

Minim pengembang lokal

Menurut data yang dihimpun Bekraf, industri game Indonesia pada 2017 menembus peringkat 16 dunia, dengan nilai US$882 juta. Angka tersebut naik sekitar US$200 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Tapi, kontribusi pengembang game lokal terhadap industri game Tanah Air masih sedikit, hanya 5 persen. Artinya, game yang beredar di Indonesia lebih banyak berasal dari luar negeri.

Game yang sedang berjaya di Indonesia, Mobile Legends, dibuat oleh pengembang Moonton asal China.

Angka kontribusi pengembang lokal terhadap industri giame bahkan menurun jika dibandingkan dengan 2016 sebanyak 9,5 persen. Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari menjelaskan ini terjadi kaerna ukuran pasar membesar, namun, tidak diikuti dengan pertambahan jumlah pengembang.

"Problemnya sekarang, apa yang dihasilkan sekolah ada jarak dengan kebutuhan industri," kata Hari saat acara pembukaan Bekraf Game Prime 2018.

Meski angkanya minim, Ketua Asosiasi Game Indonesia Narenda Wicaksono menilai dari segi kualitas para pengembang gim lokal memiliki kemampuan yang mumpuni.

Agar mampu bersaing di mancanegara, dia menilai perlu ada penambahan jumlah pengembang game lokal di Indonesia. [tar]

Komentar

Embed Widget
x