Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 22:12 WIB
 

Gerhana Bulan Total Terlama Akan Hiasi Angkasa

Oleh : - | Selasa, 10 Juli 2018 | 16:16 WIB
Gerhana Bulan Total Terlama Akan Hiasi Angkasa
(ist)

INILAHCOM, Washington DC - Kabar gembira bagi para pengamat angkasa, pasalnya gerhana bulan total terlama di abad ini akan menghiasi angkasa di malam hari pada tanggal 27 Juli 2018.

Mengutip VOA News, NASA menyatakan gerhana bulan total itu akan berlangsung selama 1 jam dan 43 menit yang akan terlihat di Afrika Timur dan Asia Tengah.

Warga di bagian lain benua Afrika dan Asia, selain juga mereka yang tinggal di Eropa, Australia, dan Amerika Selatan, akan dapat menyaksikan sebagian dari gerhana bulan tersebut.

Para pengamat angkasa di Amerika Utara tidak akan dapat melihat kejadian langka ini dan harus menunggu hingga tahun 2020 untuk menyaksikan gerhana bulan total.

Selama berlangsungnya gerhana, bulan akan tampak kemerahan karena posisinya tepat segaris dengan Bumi dan matahari sehingga bayang-bayang Bumi menghalangi cahaya matahari secara total.

Bulan akan kehilangan kecemerlangannya yang biasa yang disebabkan oleh pantulan cahaya matahari dan berubah dengan memantulkan sinar kemerahan yang tampak menyeramkan, sehingga gerhana bulan ini disebut sebagai bulan darah.

Para ilmuwan mengatakan alasan mengapa gerhana bulan ini khususnya berlangsung lama karena bulan hampir melintasi tepat bagian tengah dari bayang-bayang Bumi.

Sebagai perbandingan, lintasan gerhana bulan ini berlangsung hampir 4 menit dari waktu gerhana bulan terlama yang mungkin terjadi.

Untuk mereka yang tidak bisa untuk menyaksikan gerhana bulan ini, Juli ini juga akan mempersembahkan hiburan lain bagi para pengamat angkasa.

Di akhir bulan ini, planet Mars akan mendekati Bumi, mencapai titik orbit dimana planet itu akan berada posisi terdekatnya dengan planet kita. Mars akan tampak 10 kali lebih cerah dari biasanya, dengan puncak kecerahannya yang terjadi pada tanggal 31 Juli 2018.

Semua orang di dunia akan memiliki peluang untuk menyaksikan fenomena tata surya ini, dengan syarat langit cerah.

Komentar

x