Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 23:59 WIB

Dosen Ubaya Kembangkan Es Krim dari Kulit Pisang

Senin, 2 Juli 2018 | 05:30 WIB

Berita Terkait

Dosen Ubaya Kembangkan Es Krim dari Kulit Pisang
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Dosen Program Kekhususan Bionutrisi dan Inovasi Pangan Universitas Surabaya (Ubaya), Ardhia Dewi, berhasil melakukan percobaan mengolah kulit pisang menjadi es krim.

"Es krim dari bahan baku kulit pisang yang kaya serat itu dinamakan Banana Peel Roll Pan Ice Cream With Kombucha Pearl," kata Ardhia saat ditemui di kampus Ubaya pekan lalu.

Selain kaya akan serat, es krim kulit pisang (Musa sp) dapat membantu membersihkan saluran pencernaan, melarutkan kolesterol, dan memperkuat bakteri baik di dalam tubuh.

"Tidak semua kulit pisang yang bisa diolah. Hanya yang beraroma harum seperti pisang raja. Cara pembuatan es krim kulit pisang sangat mudah. Pertama-tama pisahkan kulit pisang dari buahnya dan potong-potong seukuran dadu," jelas Ardhia.

Dia melanjutkan, kemudian kulit pisang yang sudah dipotong direndam dalam air yang sudah dicampuri dengan asam askorbat selama lima menit. Asam askorbat ini berguna untuk mengurangi pencokelatan atau browning pada kulit pisang.

"Setelah direndam, kulit pisang tadi dikukus lima menit kemudian tiriskan dan keringkan kulit pisang. Proses pengeringan bisa menggunakan oven dengan temperatur 50 derajat Celcius selama 24 jam," ujar Ardhia.

Proses pengeringan juga bisa dengan cara alami, yakni dikeringkan di bawah sinar Matahari. Namun, perlu memperhatikan aspek kebersihan dan kestabilan temperaturnya. Setelah kering, kulit pisang di-blender sampai halus kemudian diayak.

Tepung kulit pisang yang sudah dicampur dengan adonan es krim kemudian diaduk sambil dipanaskan dengan temperatur 60-80 derajat Celcius. Setelah dicampur, lanjut Ardhia, adonan es krim dibuat di atas roll pan.

"Es krim kulit pisang bisa dilengkapi dengan lapisan penutup kombucha pearl yang merupakan fermentasi menggunakan scoby dan melalui proses inkubasi selana delapan-12 hari," katanya. [tar]

Komentar

x