Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 14 Agustus 2018 | 13:47 WIB

Mengulas Kecanggihan Kamera ASUS ZenFone 5

Oleh : Ibnu Naufal | Sabtu, 23 Juni 2018 | 10:10 WIB
Mengulas Kecanggihan Kamera ASUS ZenFone 5
(Foto: Inilahcom/Ibnu Naufal)

ASUS meresmikan kehadiran ZenFone 5 di Indonesia bulan lalu. Sebanyak dua varian ponsel tersebut diboyong sekaligus, masing-masing dengan spesifikasi dan level harga berbeda. Untuk versi standarnya adalah ZenFone 5 ZE620KL.

Perangkat ini dibekali hardware mencakup chipset Snapdragon 636 dengan prosesor octa-core, RAM 4GB, dan media penyimpanan 64GB.

Perangkat berbanderol Rp4,1 juta ini memiliki kamera utama 12MP. Memakai sensor Sony Exmor RS IMX363 dan lensa berbukaan f/1.8 yang ditemani oleh sensor megapixel f/2.0 untuk jepretan wide angle 120 derajat.

Tak berhenti sampai di situ, unit kamera milik ZenFone 5 ZE620KL turut dibekali fitur Artificial Intelegence (AI) atau kecerdasan buatan yang berfungsi mengenali suasana atau obyek gambar dan secara otomatis menerapkan pengaturan ideal untuk hasil terbaik.

Kamera utama andalkan AI

Kamera utama 12MP pada ponsel ini memiliki aspek rasio 4:3 standar. Begitu dibuka, tampilan antarmuka aplikasi kamera dalam mode 'Auto' akan segera menyambut.

Kamera ZenFone 5 memiliki AI Scene Detection, pembelajaran foto AI, mode potret real-time, dan kecantikan real-time. Untuk fitur, kamera belakang memiliki efek Beauty, Depth Effect, Super-Resolution, Panorama, Time-Lapse, Auto, Pro, GIF, Slow Motion, dan satu set filter.

Kamera depan, di sisi lain, memiliki lebih sedikit pilihan, yaitu Beauty, GIF animation, Auto, Selfie Panorama, dan satu set filter.

Saat menjajal awal dengan kamera 12MP utama cukup handal. Hasil jepretan diambil dengan sangat detail, reproduksi warna, akurasi, dan ketajaman.

Eksposur otomatis juga menyesuaikan dirinya dengan sangat baik. Kinerja cahaya rendah juga baik, karena mampu mencerahkan adegan dan tetap getar ke minimum berkat stabilisasi gambar (EIS).

Kamera ZenFone 5 menjalankan tugasnya dengan baik saat kami memotret bunga, dan taman. Tapi juga ada sedikit kendala seperti saat ponsel ini pada awalnya mengidentifikasi gambar bunga sebagai teks.

Hal yang sama juga untu kamera sekunder sudut lebar 8MP, sebagai bidikan, saat masih bagus secara detail, cukup noise, bahkan dalam kondisi yang cukup terang. Warna juga tidak terlalu kuat.

Jepretan kamera utama:


Cahaya tinggi di dalam ruangan


Indoor

Malam hari

Portrait


Foto kamera sekunder (Wide Angle 120):



Di sisi kiri secara berurutan dari atas ke bawah terdapat deretan ikon untuk mengaktifkan atau mematikan flash, mengaktifkan kamera depan atau belakang, HDR, dan menu berbentuk logo gir.

Di sebelah kanan, ada ikon galeri untuk melihat hasil foto atau video, ikon khusus untuk berpindah ke mode 'Pro', shutter release, record video, serta ikon untuk mengganti mode pemoretan ke opsi yang tersedia di luar Auto dan Manual.

Mode Pro/ Manual

Mengingat kalangan penggemar fotografi yang menjadi sasaranya, mode Manual atau disini mode Pro pada aplikasi kamera ZenFone 5 ZE620KL termasuk lengkap.

Software kamera manual menawarkan opsi untuk gradien dan histogram. Anda bisa berganti model manual yang menyediakan beragam seting manual seperti fokus, ISO, dan eksposur.

Ada opsi untuk mengatur white balance secara manual dengan unit Kelvin meski dengan rentang yang tak terlalu luas (2.750K-7500K, interval per 250K), exposure compensation, kecepatan rana, dan fokus manual.

Untuk membantu penggambilan gambar, disediakan pula level 2-sumbu horizontal dan vertikal untuk memastikan posisi ponsel telah lurus dengan horizon. Lalu ada indikator exposure dari -2EV hingga +2 EV, serta histogram luminance di pojok layar.

Di tombol menu berlogo gir, pengguna bisa mengakses opsi pengaturan lebih lanjut. Seperti 'Optimization'. Slider exposure compensation akan muncul ketika pengguna menahan jari beberapa saat setelah menyentuh area frame yang hendak dijadikan titik fokus.

Opsi 'Touch auto-exposure' memiliki fungsi mirip spot metering pada kamera digital. ZenFone 5 ZE620KL akan mengukur exposure berdasarkan intensitas cahaya obyek pada titik fokus, bukan rata-rata intensitas cahaya di frame (average metering). Praktis ini untuk kondisi tertentu seperti saat obyek terlihat gelap karena backlight.

Metering cahaya bisa diatur lebih lanjut dengan exposure compensation yang diterapkan secara praktis. Cukup dengan menahan jari beberapa saat ketika menyentuh layar untuk melakukan fokus, maka aplikasi kamera akan mengunci AF, AWB, dan AE serta menampilkan slider pengatur gelap-terang gambar di bawah lingkaran indikator fokus.

Fungsi 'Touch Shutter' mesti dimatikan agar opsi pengaturan exposure compensation ini bisa muncul.

Pemotretan outdoor, kinerja kamera ZenFone 5 ZE620KL sendiri cukup gesit.

Dibantu teknologi AI phase detect dan dual Pixel AF, ponsel ini dapat menyesuikan kebutuhan. Ada sedikit masalah yang terasa janggal, terkait shutter lag. Saat menekan tombol shutter, aplikasi kamera akan mengedipkan layar untuk menunjukkan gambar telah diambil.

Namun, proses pengambilan gambar yang sebenarnya berlangsung sepersekian detik setelah kedipan tersebut sehingga pengguna bisa kecele. Apabila terlalu cepat menggerakkan ponsel setelah layar berkedip, foto bisa buram karena kamera belum selesai mengambil gambar ketika ponsel digerakkan.

Untuk mengatasi kendala ini, pastikan ponsel tetap tak bergerak beberapa saat setelah menekan tombol shutter.

Pada auto white balance, ZenFone 5 ZE620KL juga cenderung menghasilkan warna yang kebiruan dalam kondisi siang hari sehingga membuat foto tampak seperti diambil pada pagi atau sore hari.

Sedikit pengaturan white balance pada mode manual akan mengoreksi warna sehingga tampil lebih natural.

Butuh sedikit upaya ekstra untuk mengatur foto ZenFone 5 ZE620KL agar tampil maksimal. Tapi hasilnya cukup sepadan, karena ponsel ini mampu menampilkan warna-warna dengan apik.

White balance otomatis ZenFone 5 ZE620KL cenderung menghasilkan warna yang gelap kebiruan di kondisi siang hari.

Dari pemotretan outdoor beralih ke kondisi indoor. ZenFone 5 ZE620KL terbantu oleh lensa berbukaan f/1.8 dan fitur OIS yang memungkinkan gambar tetap tajam meski shutter speed telah menurun.

Adapula fitur Dual-Pixel Af yang juga sangat membantu dalam penyesuain fokus objek yang ingin di foto.

Hasil gambarnya sendiri memuaskan. Tak seperti saat dipakai siang hari, auto white balance ZenFone 5 ZE620KL mampu membuahkan warna yang akurat di bawah lampu fluorescent warna putih (daylight temperature) di supermarket, ataupun lampu kekuningan di restoran atau shopping mall.

Kamera Depan

Untuk urusan swafoto alias selfie, ZenFone 5 ZE620KL dibekali kamera depan dengan resolusi 8MP. Kualitasnya memang tidak seperti kamera utama, namun masih memadai untuk sekedar posting di media sosial.

Seperti biasa, ada opsi untuk memperindah tampilan subyek (wajah), seperti mencerahkan dan menghaluskan kulit, atau memperlebar mata lewat fitur Beautification.

hasil kamera depan tanpa beautify

Hasil kamera depan dengan beautify

Kadar pemolesan ini bisa diatur sesuai keinginan. Setting tertinggi bisa membuahkan hasil yang kelewat halus, tapi ini tentu tergantung selera saja.

Secara performer kamera depan ini lumayan. Kualitas selfie memiliki detail dan keindahan yang bagus memberikan jumlah penyesuaian yang tepat. Secara manual memaksimalkan pilihan kecantikan membuat perubahan buatan tidak menakutkan, meskipun masih pada tingkat yang dapat diterima.

Pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi SelfieMaster untuk mendapatkan akses ke BeautyLive dan ZeniMoji.

Fitur lain Di luar Auto dan Manual, ZenFone 5 ZE620KL menyediakan sejumlah mode pengambilan gambar lain seperti 'GIF Animation', 'Slow Motion', 'Super Resolution',dan 'Time lapse''.

Sayangnya, fungsi dari beberapa mode pengambilan gambar tadi kurang terasa sehingga terkesan seperti sekedar fitur gimmick saja.

Seperti halnya 'Super Resolution' meningkatkan resolusi gambar dari angka native sebesar 12MP menjadi 49MP (8.064 x 6.048 piksel). Gambar memang terkesan lebih tajam, tapi tak ada detail tambahan yang dihasilkan. Proses upscaling gambar, lalu sharpening melalui program editing foto membuahkan hasil yang mirip.

Mungkin memang itu yang dilakukan. Kalau iya, maka mode Super Resolution tidak menghasilkan keuntungan dan hanya memperbesar ukuran file saja.

Berlanjut ke video, kamera utama ZenFone 5 dapat menembak hingga 4K pada 30fps, 1080p FHD 30/60fps, serta Slow Motion (1080p 120 fps / 720p 240 fps).

Kualitasnya cukup tajam dengan warna yang akurat dan kontras yang baik. Pergerakan kamera tampak nyata dan halus, meskipun pada tingkat yang lebih rendah berkat stabilisasi 3-axis (EIS).

Kamera kedua wide angle, di sisi lain, hanya dapat merekam hingga resolusi 2160 x 1080 piksel pada 30fps. Kualitas keseluruhan bisa diterapkan, tetapi bidikan cukup memiliki noise meski dapat ditolerir.

Secara keseluruhan kualitas tangkapan video ZenFone 5 ZE620KL sendiri terbilang lumayan bagus.

Berikut Sedikit contoh rekaman video ZenFone 5 ZE620KL dalam kondisi siang hari bisa dilihat dalam tayangan di bawah.

Komentar

Embed Widget

x