Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 09:35 WIB
 

Facebook Uji Coba Grup Berbayar untuk Cari Uang

Oleh : - | Jumat, 22 Juni 2018 | 14:14 WIB
Facebook Uji Coba Grup Berbayar untuk Cari Uang
(Foto: businessofapps)

INILAHCOM, San Francisco - Pengguna Facebook, khususnya administrator halaman grup, kini memiliki peluang untuk mendulang uang. Pasalnya, jejaring sosial raksasa besutan Mark Zuckerberg itu diketahui tengah mengujicoba fitur grup berbayar.

Uji coba ini diumumkan oleh Facebook melalui postingan di blog resmi mereka. Dalam postingan tersebut, Facebook mengatakan bahwa administrator grup dapat membuat opsi berbayar kepada anggota untuk mengakses konten eksklusif.

Konten tersebut bisa berupa video, foto, tutorial, atau tulisan-tulisan lainnya sesuai dengan keinginan administrator grup tersebut.

"Saat ini uji coba itu baru mencakup sejumlah kelompok yang sangat kecil," ungkap Alex Dave, Direktur Manajemen Produk untuk Facebook Group.

Dikutip dari laman The Verge, grup yang akan diuji coba antara lain mengenai memasak, bersih-bersih rumah, dan pengasuhan anak.

Contohnya, blogger Sarah Mueller yang terkenal dengan Declutter My Home mulai mengenakan bayaran US$14,99 per bulan untuk grup Organize My Home. Sedangkan kelompok Grown and Flown Parents mengenakan US$29,99 per bulan untuk grup College Admissions.

Grup di Facebook sebelum ini selalu gratis, dikhawatirkan sistem berbayar akan membuat orang tidak tertarik, namun, di sisi lain juga membuat anggotanya merasa memiliki kontribusi dengan bergabung ke grup tersebut.

Menurut Facebook, dengan sistem berbayar, administrator akan mendedikasikan waktu mereka untuk mengembangkan komunitas sekaligus mendapatkan pemasukan.

Administrator dapat mengambil bayaran agar dapat membuat konten berkualitas untuk grup tersebut, misalnya berupa tulisan, video, hingga acara kopi darat.

Saat ini, fitur sedang diuji coba untuk versi mobile, untuk itu, Apple dan Google menurut kebijakan yang berlaku di App Store dan Play Store, juga akan mendapatkan persentase dari biaya berlangganan tersebut.

Pihak Facebook sendiri belum mengungkapkan regional mana saja uji coba ini dilakukan.

Ini bukan pertamakalinya Facebook mengujicoba fitur langganan berbayar. Pada Maret lalu, jejaring sosial ini mengujicoba konten video berbayar. Facebook berdalih hal ini merupakan upaya untuk membantu para kreator konten untuk mendulang uang.

Komentar

Embed Widget

x