Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 15:18 WIB

Apple Akhirnya Loloskan Update Telegram

Minggu, 3 Juni 2018 | 11:11 WIB

Berita Terkait

Apple Akhirnya Loloskan Update Telegram
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Moskow - Apple akhirnya meloloskan update dari aplikasi pesan Telegram. Persetujuan tersebut didapat setelah CEO Telegram Pavel Durov mengeluh jika update diblokir di seluruh dunia karena aplikasi itu dilarang di Rusia.

Pemerintah Rusia pertama kali memerintahkan larangan Telegram pada pertengahan April. Pasalnya, aplikasi pesaing WhatsApp itu menolak memberikan kunci enkripsi yang memungkinkan Layanan Keamanan Federal Rusia atau Federal Security Service (FSB) mengakses data pengguna.

Penolakan itu kian menyulitkan Telegram karena mengarah pada pemblokiran jutaan IP di Amazon dan platform cloud Google. Belakangan ini, pemerintah Rusia juga meminta Apple menghapus aplikasi pesan tersebut dari toko aplikasi mereka.

Namun, Apple tampaknya tidak menarik Telegram dari App Store Rusia. Hal ini menyebabkan pihak berwenang Rusia mengirim surat yang mengikat secara hukum ke Apple.

Isi suratnya, menuntut Apple menghapus aplikasi Telegram dalam satu bulan atau perusahaan pembuat iPhone itu akan menghadapi beberapa jenis hukuman karena melanggar hukum setempat.

Terlepas dari itu, Apple dengan beberapa alasan memblokir update Telegram di iOS keluar dari seluruh dunia, bukan hanya untuk pengguna Rusia.

Durov kemudian menunjukkan, pemblokiran update berarti tidak sesuai dengan Undang-Undang Privasi GDPR Uni Eropa. Melanggar aturan GDPR bisa menyebabkan denda bagi Telegram.

"Apple telah mencegah Telegram memperbarui aplikasi iOS-nya secara global sejak pihak berwenang Rusia memerintahkan Apple menghapus Telegram dari App Store," kata Durov dalam pesan publik Telegram yang dilaporkan The Verge.

"Basis pengguna Telegram di Rusia hanya 7 persen, tapi Apple membatasi pembaruan untuk semua pengguna di seluruh dunia sejak pertengahan April," ujarnya.

Setelah Durov mengeluhkan tindakan Apple itu, raksasa teknologi yang berbasis Cupertino, California, AS tersebut tampaknya membiarkan pembaruan aplikasi iOS Telegram dalam beberapa bulan berlalu begitu saja.

Dalam pengumumannya tentang pembaruan, Durov pun berterima kasih pada Apple dan CEO-nya, Tim Cook, karena memungkinkan pembaruan Telegram ke jutaan penggunanya.

Komentar

x