Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 04:13 WIB

Papua Nugini Pertimbangkan Blokir Facebook

Kamis, 31 Mei 2018 | 13:13 WIB

Berita Terkait

Papua Nugini Pertimbangkan Blokir Facebook
(Foto: skerah)

INILAHCOM, Port Moresby - Papua Nugini tengah mempertimbangkan untuk memblokir akses ke Facebook selama satu bulan.

Pemerintah negara itu menyebutkan, waktu pemblokiran sementara ini merupakan kesempatan melihat efek pemblokiran tersebut pada masyarakat.

"Waktu ini merupakan saat yang tepat untuk mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi pengguna yang bersembunyi di balik akun palsu, pengguna yang mengunggah gambar pornografi, pengguna yang mengunggah informasi salah dan menipu di Facebook," kata Menteri Komunikasi Sam Basil pada media lokal Post-Courier.

"Semua ini bisa disaring dan dihapus. Ini memungkinkan orang dengan identitas nyata untuk menggunakan jejaring sosial tersebut dengan bertanggung jawab," imbuhnya.

Australian Broadcasting Corporation melaporkan, rencana kontroversial ini hanyalah salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah terkait Facebook.

Namun, menurut laporan The Verge, keputusan ini telah memunculkan kekhawatiran bahwa pemerintah berencana untuk menyaring informasi yang didapat masyarakat.

Basil mengatakan bahwa Pemerintah Papua Nugini berusaha memenuhi peraturan yang disahkan pada tahun lalu. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan menggunakan media sosial buatan lokal.

Facebook telah diblokir di beberapa negara seperti China dan Korea Utara. Pada tahun ini, raksasa jejaring sosial asal AS itu juga diblokir dari Sri Lanka setelah tuduhan bahwa alat-alat yang disediakan Facebook digunakan untuk menyebarkan kekerasan.

Komentar

Embed Widget
x