Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 00:25 WIB

Konten Gambar Kekerasan di Facebook Meningkat

Oleh : - | Kamis, 17 Mei 2018 | 06:06 WIB
Konten Gambar Kekerasan di Facebook Meningkat
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Menlo Park - Jumlah postingan di Facebook menunjukkan meningkatnya gambar kekerasan dalam empat bulan pertama tahun ini. Menurut raksasa jejaring sosial terpopuler di dunia itu, hal tersebut kemungkinan didorong oleh adanya perang di Suriah.

Dalam laporan tertulisnya, Facebook mengatakan bahwa dari setiap 10.000 postingan yang dilihat pada catur wulan pertama 2018, sekitar 22 hingga 27 berisi gambar kekerasan, naik dari perkiraan 16 hingga 19 pada akhir tahun lalu.

Perusahaan asal AS itu menghapus atau memasang layar peringatan untuk gambar kekerasan di depan 3,4 juta postingan pada catur wulan pertama tahun ini, hampir tiga kali lipat dari 1,2 juta pada catur wulan sebelumnya, kata laporan tersebut.

Facebook tidak sepenuhnya mengetahui mengapa orang mengirimkan banyak gambar kekerasan, namun mereka meyakini bahwa pertempuran di Suriah kemungkinan menjadi salah satu alasan.

"Setiap kali perang dimulai, ada lonjakan besar dalam kekerasan grafis," kata Alex Schultz, Growth Marketing, Analytics & i18n di Facebook, kepada wartawan di kantornya di Menlo Park, California, AS.

Perang sipil Suriah meletus pada 2011, hal tersebut berlanjut di tahun ini dengan pertempuran antara pemberontak dan tentara Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Bulan ini, Israel menyerang infrastruktur militer Iran di Suriah.

Facebook sendiri belum pernah merilis data rinci tentang jenis kiriman yang diambil alih karena melanggar aturannya.

"Baru-baru ini Facebook mengembangkan metrik sebagai cara untuk mengukur kemajuannya, dan mungkin akan mengubahnya seiring waktu," kata Guy Rosen, VP/Product Management di Facebook.

"Jenis metrik ini dapat membantu tim kami memahami apa yang sebenarnya terjadi pada 2 miliar orang lebih," imbuhnya.

Raksasa jejaring sosial itu memiliki kebijakan untuk menghapus konten yang mengglorifikasi penderitaan orang lain. Secara umum, Facebook akan meninggalkan layar peringatan pada kekerasan grafik jika dikirimkan untuk tujuan lain.

Facebook juga melarang ujaran kebencian dan mengatakan pihaknya mengambil tindakan terhadap 2,5 juta buah konten pada kuartal pertama, naik 56 persen seperempat sebelumnya. Menurut Facebook, kenaikan itu disebabkan perbaikan dalam pendeteksian.

Perusahaan itu mengatakan, pada catur wulan pertama, mereka menindak 837 juta konten spam, 21 juta ketelanjangan dewasa atau kegiatan seksual serta, 1,9 juta untuk mempromosikan terorisme. Facebook pun menyebut bahwa mereka telah menghapus 583 juta akun palsu.

Komentar

x