Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 16:16 WIB

Facebook Siap Tindak Lanjuti Konten Terorisme

Rabu, 16 Mei 2018 | 04:30 WIB

Berita Terkait

Facebook Siap Tindak Lanjuti Konten Terorisme
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Facebook menegaskan diri sebagai platform yang tidak memberikan ruang untuk kekerasan.

Oleh karena itu, Facebook Indonesia siap menindaklanjuti aduan konten yang berkaitan dengan terorisme dan komentar negatif dari masyarakat maupun laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Kalau menemukan konten yang melanggar akan kami tindaklanjuti. Kami minta masyarakat rajin melaporkan konten-konten (negatif)," ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari, di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ruben mengatakan, Facebook Indonesia bekerja sama dengan pemerintah untuk menghapus konten-konten yang mengarah pada terorisme, kekerasan, dan ujaran kebencian.

Menurut dia, setiap konten --baik berupa gambar, video, maupun komentar-- yang naik ke Facebook bisa langsung dilaporkan pengguna melalui fitur laporan yang ada di platform tersebut.

Selain aduan pada platform, masyarakat juga dapat menggunakan layanan aduan konten yang disediakan Kominfo melalui email, Twitter, dan WhatsApp.

Dia menjelaskan, Kominfo memiliki akses ke Facebook Indonesia sehingga dapat meneruskan laporan konten yang diadukan masyarakat.

"Kemudian kami mengambil tindakan-tindakan berdasarkan itu. Ada dua jalur itu," ucap Ruben.

Untuk jangka waktu penutupan konten atau akun, tidak dapat ia memastikan. Sebab, menurut dia, aduan yang masuk setiap harinya sangat banyak.

Adapun Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan platform memiliki respons yang cepat dalam penanganan konten berbau terorisme, karena terorisme merupakan musuh bersama.

"Kalau pornografi agak lama karena kalau kita bilang pornografi, tetapi Facebook di AS bilang tidak, masuk ke seni. Kalau kasus radikalisme mereka cepat," tutur Rudiantara.

Sementara untuk video di YouTube, pengguna yang ingin melaporkan dapat melalui fitur flagging. [tar]

Komentar

Embed Widget
x