Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 12:57 WIB
 

Belanja Aplikasi Capai Rp1.482 Triliun di 2018?

Oleh : - | Minggu, 6 Mei 2018 | 20:20 WIB
Belanja Aplikasi Capai Rp1.482 Triliun di 2018?
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, San Francisco - Lembaga analis App Annie memprediksi belanja aplikasi yang dilakukan seluruh pengguna internet di dunia pada 2018 ini akan mencapai US$106,4 miliar atau sekitar Rp1.482 triliun.

Pada 2022 mendatang, App Annie memperkirakan lonjakan belanja aplikasi itu hingga 92 persen, setara dengan US$156,5 miliar atau sekitar Rp 2.180 triliun.

Adapun prediksi tahun 2018 sedikit turun dari Desember 2017 lalu, yang memperkirakan akan mencapai US$110 miliar atau sekitar Rp1.532 triliun.

Pertumbuhan belanja aplikasi itu di dorong oleh wilayah Asia-Pasifik, di mana China masih merupakan negara pasar aplikasi terbesar dunia, dengan menyumbang 40 persen pembelanjaan di seluruh dunia.

Mengutip Tech Cruch, belanja aplikasi di setiap perangkat dilaporkan akan meningkat 23 persen dari US$20,94 atau sekitar Rp291.000 pada 2017, menjadi US$25,65 atau sekitar Rp357.000. Unduhan aplikasi diprediksi juga akan meningkat 45 persen di tahun 2022, mencapai US$258,2 miliar atau sekitar Rp3.596 triliun. Angka tersebut disumbang oleh kawasan Asia Pasifik termasuk India, Indonesia, dan Vietnam.

Sementara itu, pertumbuhan di wilayah benua Amerika akan didorong oleh Brasil. Wilayah Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA) akan didorong oleh Mesir, Ukraina, Polandia, dan Rusia.

Pasar AS dan Jepang yang disebut App Annie cukup matang, diramalkan akan stabil dalam pada 2022. Adapun jumlah unduhan di AS dan Jepang akan tetap tinggi, dengan rata-rata 21 aplikasi baru diunduh di AS tiap tahun di tiap perangkat, dan 15 aplikasi di Jepang.

App Annie juga memprediksi China, AS, Jepang, Korea SelatanDi saat itu, China diperkirakan bakal mendominasi dengan pertumbuhan 107 persen dari tahun 2017, sementara AS tumbuh sebesar 97 persen.

Aplikasi gaming masih menjadi favorit yang diunduh hingga saat ini. Namun, tak menutup kemungkinan untuk aplikasi lain. Sebab, aplikasi kencan serta streaming musik dan video dilaporkan mengalami kenaikan.

App Annie menarik data dari toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store. Data yang dihitung hanya dari pengunduhan pertama aplikasi, bukan update atau re-install.

Komentar

 
Embed Widget

x