Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 11:59 WIB
 

Tudingan Kebocoran Data Facebook

Ini 10 Klarifikasi dari Cambridge Analytica

Oleh : - | Jumat, 13 April 2018 | 08:08 WIB
Ini 10 Klarifikasi dari Cambridge Analytica
(ist)

INILAHCOM, London - Cambridge Analytica akhirnya mengeluarkan pernyataan mengenai tuduhan kebocoran data 87 juta pengguna Facebook yang dialamatkan kepada mereka.

Chief Data Officer Cambridge Analytica Alexander Tayler menyatakan bahwa saat ini orang bebas berpendapat berdasarkan spekulasi dan desas-desus yang beredar.

"Kami memilih menyatakan 10 hal untuk menjawab klaim yang beredar belakangan ini. Kami juga meluncurkan website CambridgeFacts.com, yang akan memberikan penjelasan mengenai hal tidak benar yang beredar di seputar perusahaan kami," kata dia.

Berikut ini adalah 10 hal yang disampaikan oleh firma konsultan politik tersebut:

1. Tidak ada hal yang dilanggar

Cambridge Analytica tidak "meretas" Facebook. Sebuah perusahaan riset (GSR) memberikan data kepada kami, yang diperoleh secara legal melalui alat yang disediakan Facebook. Ratusan firma data menggunakan Facebook dengan cara yang sama.

Agar lebih jelas: Cambridge Analytica tidak secara ilegal atau tidak pantas mengumpulkan atau membagikan data dengan orang lain. Cambridge Analytica tidak melanggar Regulasi FEC.

2. Cambridge Analytica tidak menggunakan data GSR atau turunan dari data ini dalam Pilpres AS

Kami menggunakan data dari RNC, data dari sumber publik seperti pendaftaran pemilih, pialang data komersil dan riset yang kami adakan sendiri dengan maksud yang jelas.

Klaim yang menyatakan kami menggunakan data GSR untuk kampanye Donald Trump adalah tidak benar. Cambridge Analytica menyediakan jajak pendapat, analisis data dan pemasaran digital untuk kampanye Trump.

Ini adalah metode yang sama, data digunakan untuk kampanye yang lain. Kami menggunakan model preferensi politik yang sama dengan kampanye Barrack Obama dan Bill Clinton. Tapi, kami mulai lima bulan sebelum Hari H Pilpres dan menggunakan sumber dan data yang lebih sedikit.

3. Cambridge Analytica sama sekali tidak terlibat dalam Brexit

Kami mengadakan subkontrak dengan beberapa pemasaran digital di AS dan beberapa pengembang peranti lunak kepada perusahaan yang tidak terkait dengan Kanada, yang diperkenalkan kepada kami melalui Christopher Wylie, bernama AggregateIQ, namun tidak bekerja sama dengan mereka untuk kampanye Trump.

4. Christopher Wylie bukan whistle-blower

Dia berulang kali mengaku sebagai pendiri Cambride Analytica. Faktanya, dia seorang kontraktor SCL Elections dan sudah keluar pada 2014. Dia bekerja untuk Cambridge Analytica pada Agustus 2013 dan berakhir pada Juli 2014. Dia tidak tahu apa-apa tentang bisnis kami saat ini atau bagaimana kami bekerja sebanyak yang dia nyatakan dalam pengakuannya.

Setelah keluar, dia mendirikan Eunoia Technologies dan kelihatannya menggunakan data dan kontak kami. Eunoia juga mendapatkan salinan data GSR. Eunoia kemudian membidik Kampanye Trump dan Wylie belakangan berusaha masuk ke Vote.leave.

Ketika SCL Elections menemukan Wylie melanggar kontrak, kami mengambil langkah hukum terhadap dia, dua karyawan lainnya dan Eunoia. Pada 10 Agustus 2015, dia diminta untuk tidak menggunakan informasi rahasia SCL Elections yang mungkin masih dia miliki.

5. Cambridge Analytica dan SCL Elections adalah perusahaan yang berbeda

Cambridge Analytica adalah perusahaan independen yang bekerja dengan SCL Elections sebagai afiliasi untuk layanan pasar politik di Amerika Utara.

6. SCL Elections memiliki 30 juta data warga AS dari GSR, namun, sudah menghapus semuanya beserta turunannya

Saat SCL Elections mengetahui melanggar ketentuan Facebook, kami menghapus data memberi tahu Facebook. Saat ini masih diverifikasi melalui audit dan kami yakin semua data sudah dihapus.

7. Cambridge Analytica hanya mengumpulkan data dengan persetujuan.

8. Cambridge Analytica sedang mengadakan audit dengan pihak ketiga

Kami sedang mengadakan audit dengan pihak ketiga yang independen untuk menujukkan kami tidak memegang data GSR. Kami akan segera mengumumkan hasilnya begitu audit selesai.

9. Cambridge Analytica bekerja sama dengan Infomartion Commissioners Office Inggris Raya

Kami berkomunikasi sejak Februari 2017, saat kami menyambut tim mereka di kantor kami di London untuk memberika transparansi data yang kami miliki.

10. Cambridge Analytica adalah perusahaan yang netral secara politik

Secara global kami bekerja dengan dengan spektrum politik arus utama.

Komentar

 
Embed Widget

x