Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Juli 2018 | 00:34 WIB

Google Rayakan Ulang Tahun Maya Angelou Ke-90

Oleh : - | Rabu, 4 April 2018 | 03:00 WIB
Google Rayakan Ulang Tahun Maya Angelou Ke-90
(Google)

INILAHCOM, Jakarta - Tokoh perempuan kulit hitam asal AS, Dr Maya Angelou, menjadi tema Google Doodle di hari ini, Rabu, 4 April 2018. Siapakah dia sebenarnya?

Maya Angelou adalah seorang perempuan kulit hitam asal AS yang merupakan penulis cerita, penyair, penulis memoar, hingga aktivis. Google merayakan hari kelahirannya yang ke-90 yang jatuh tepat hari ini.

Saat membuka laman utama pencarian Google di sepanjang hari ini, Anda akan langsung melihat tampilan doodle bergambar seorang wanita dengan latar belakang tulisan 'Google' berhias bunga-bunga cantik.

Ketika tampilan Google Doodle itu diklik, langsung terdengar puisi indah berjudul 'Still I Rise'. Puisi itu dibacakan oleh sejumlah tokoh ternama seperti Alicia Keys, America Ferrera, Martina McBride, Guy Johnson, Laverne Cox, dan Oprah Winfrey. Tak hanya itu, tentu saja rekaman asli suara Maya Angelou sendiri.

Kata-katanya yang indah selalu dikenang banyak orang. Dalam kehidupan yang kaya dengan pengalaman Maya Angelou telah menyentuh kehidupan jutaan orang di seluruh dunia melalui ajarannya, tulisannya, suaranya, dan tindakannya.

Puisi 'Still I Rise' ada dalam kumpulan puisi karya Maya Angelou berjudul 'And Still I Rise' yang merupakan karya ketiganya dan diterbitkan Random House pada 1978. Tahun itu memang merupakan masa produktif dalam karier kepenulisan Angelou.

'And Still I Rise' terdiri dari 32 puisi pendek, terbagi menjadi tiga bagian. Tema puisi berfokus pada sebuah pengharapan penentuan kebangkitan atas segala kesulitan dan kehilangan semangat, dan banyak topik sama seperti dalam autobiografi, termasuk buku puisi sebelumnya.

Dua puisi yang paling dikenal yaitu 'Phenomenal Woman' dan 'Still I Rise' yang dibacakan dalam audio di tampilan Google Doodle. Dia bertutur tentang persaingan dan gender dalam beberapa puisinya, menekankan kekuatan dan kegembiraannya dalam komunitas.

Maya Angelou terlahir dengan nama Marguerite Annie Johnson di St. Louis Missouri, AS, 4 April 1928. Ia wafat pada 28 Mei 2014 di Winston Salem, North Carolina, AS, dalam usia 86 tahun.

Di balik kesuksesannya, masa kecil Maya Angelou justru sangat menyakitkan. Ia menjadi korban serangan seksual pada usia tujuh tahun yang membuatnya tak bisa bicara selama lima tahun.

Selama tahun-tahun itu, buku dan puisi menjadi sahabatnya. Ia kemudian menemukan suaranya lagi dan memulai perjalanan intelektual dan kreatif meski banyak yang menilainya menentang arus.

Saat menginjak masa remaja dan kehidupan awal dewasanya, Maya Angelou justru memiliki lebih banyak pengalaman dibandingkan perempuan lain seumurannya. Ia menjadi seorang ibu sekaligus perempuan dan orang kulit hitam pertama yang menjadi kondektur trem atau kereta listrik di San Francisco.

Maya Angelou juga pernah berkeliling dunia sebagai anggota pemeran opera Porgy dan Bess dengan penguasaan berbagai bahasa. Dia bernyanyi dan menari di kabaret profesional, bekerja sebagai wartawan di Afrika, dan menjadi salah satu aktivis hak-hak sipil paling terkemuka di generasinya.

Buku pertamanya, 'I Know Why the Caged Bird Sings' meluncur pada tahun 1969 dan menuai sukses besar. Karya itu membuatnya semakin bersemangat sebagai penulis. Enam karya autobiografi lainnya kemudian ditulisnya selain buku puisi, sastra anak-anak, dan nonfiksi termasuk buku masak.

Melalui karya-karyanya, Maya Angelou memberikan suara kepada jutaan orang. Dia memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender. Dia pun mendefinisikan kembali keindahan kulit hitam dan tradisi lisan Afrika-Amerika yang terkenal. Dia juga menentang perang dan berkampanye untuk perdamaian universal.

Maya Angelou menerima banyak penghargaan selama hidupnya. Dia menjadi penyair pertama yang membuat resitasi pelantikan dalam tiga dekade ketika Bill Clinton menjadi Presiden AS pada tahun 1992.

Pengaruh besar pada budaya populer juga dirasakan melalui sejumlah nominasi penghargaan, penghargaan publik, dan lebih dari 50 gelar kehormatan lainnya.

Komentar

Embed Widget

x