Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 06:44 WIB

Gajah 'Merokok' Bingungkan Para Ilmuwan

Oleh : - | Jumat, 30 Maret 2018 | 20:20 WIB
Gajah 'Merokok' Bingungkan Para Ilmuwan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Seekor gajah liar di India yang menghembuskan asap dari api yang dihisapnya membuat para ahli satwa liar di seluruh dunia termangu.

Vinay Kumar, seorang ilmuwan yang tergabung dalam Wildlife Conservation Society (India), merekam video 48 detik itu dalam perjalanan untuk bertugas di hutan Nagarhole di negara bagian Karnataka pada April 2016.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia baru sekarang mempublikasikan video sampai itu karena dia tidak 'menyadari nilai pentingnya'.

Para ilmuwan mengatakan mereka masih belum mendapat kejelasan mengapa gajah itu menghembuskan abu tak ubahnya orang yang merokok.

"Ini dokumentasi video pertama yang diketahui tentang gajah liar yang menunjukkan perilaku seperti itu, dan ini membuat para ilmuwan dan para pakar ternganga," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Wildlife Conservation Society (India).

'Mencerna arang'

Kumar mengatakan, dia dan timnya mengunjungi hutan dini hari itu untuk memantau perangkap kamera yang disiapkan untuk menangkap gambar harimau. Pandangannya tertuju pada seekor gajah betina yang berjarak hampir 50 meter dan segera merekam dengan kamera praktisnya.

Gajah itu 'tampak mencerna arang' dari api terkendali di sana dan 'menyemburkan abunya', menurut pernyataan itu.

"Apa yang kami lihat hari itu tampak seolah-olah gajah itu sedang merokok --dia menjulurkan belalainya untuk mengisap abu yang didekatkan ke mulutnya dan menyemburkannya sehingga menghasilkan kepulan asap!" kata Kumar.

Seorang pakar gajah, Varun R Goswami, yang memeriksa video itu, menduga bahwa kemungkinan besar, gajah itu sedang mencoba mengambil arang kayu, karena dia tampaknya mengambil sesuatu dari lantai hutan yang terbakar itu, dan dengan belalainya meniup abu yang menyertainya, dan memakan sisanya.

"Arang memiliki sifat pengikat-racun, dan meskipun mungkin tidak memiliki banyak kandungan nutrisi, hewan liar mungkin tertarik padan manfaatnya sebagai obat," kata Goswami.

"Arang bisa pula berfungsi sebagai pencahar, sehingga menggandakan manfaatnya bagi hewan yang memakannya setelah kebakaran hutan, sambaran petir, atau pembakaran terkendali," imbuhnya.

[bbc/ikh]

Tags

Komentar

x