Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 04:48 WIB

Banyuwangi Pasar Potensial Mitsubishi

Selasa, 13 Maret 2018 | 16:16 WIB

Berita Terkait

Banyuwangi Pasar Potensial Mitsubishi
(dok.MMKSI)

INILAHCOM, Banyuwangi - Banyuwangi disebut sebagai pasar yang menjanjikan untuk Mitsubishi, mengingat Karesidenan Besuki yang meliputi Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo selama ini berkontribusi hampir setengah dari penjualan brand ini di Provinsi Jawa Timur.

"Karesidenan Besuki sendiri punya kontribusi kurang lebih hampir 45 persen dari penjualan," kata Amiruddin, Head of Sales & Marketing Region 2 Dept PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela-sela peresmian diler Mayangsari Berlian Motor-Banyuwangi, Senin (12/3/2018).

Capaian pangsa pasar di Besuki, kata Amiruddin, mewakili sekitar 43 persen pangsa Mitsubishi di Jatwa Timur, sementara pangsa pasar Provinsi Jawa Timur dalam lingkup nasional adalah 44 persen.

Itulah salah satu alasan Mitsubishi memperluas jaringan penjualan dan meratakan distribusi dengan membuka diler pertama di Banyuwangi bekerjasama dengan Sumatera Berlian Motors (SBM) Group.

"Potensi pasar di Banyuwangi cenderung membaik dan prospeknya bagus. Ada pengembangan pariwisata, tambang emas dan sekitarnya, ke depannya jadi satu daerah yang sangat menjanjikan karena potensinya bagus," imbuh Suhardi Chandra, President Director SBM Group Jawa Area.

Diler baru ini diharapkan bisa menjual 50 unit kendaraan penumpang per bulan, dengan Xpander sebagai andalan karena mendapat animo bagus dari pasar Banyuwangi. Saat ini, surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Xpander sudah mencapai 280 unit meski masih ada 180 unit yang belum dikirimkan ke pembeli.

"Dari situ bisa mendapatkan gambaran kalau masyarakat di sini potensi daya belinya bagus," kata Suhardi.

Berdasarkan data penjualan wholesales GAIKINDO, penjualan Xpander pada Februari 2018 mengalahkan Avanza. Penjualan Xpander mencapai yang sebelumnya 7.079 unit (Januari) naik jadi 7.400 unit, sementara Avanza dari 7.543 unit (Januari) turun jadi 6.773 unit. [tar]

Komentar

x