Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 16:14 WIB

Citilink Janjikan Kecepatan WiFi Tembus 78 Mbps

Oleh : Ibnu Naufal | Jumat, 9 Maret 2018 | 10:30 WIB

Berita Terkait

Citilink Janjikan Kecepatan WiFi Tembus 78 Mbps
(Foto: inilahcom/Ibnu NF)

INILAHCOM, Jakarta - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia terus melakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap penumpangnya. Mengandeng PT Mahata Aero Teknologi (MAT) Citilink akan menyediakan layanan In-Flight WiFi.

Dengan layanan tersebut, penumpang Citilink bisa menggunakan fasilitas internet dalam penerbangan dengan kecepatan cukup tinggi yakni hingga 78Mbps.

Di darat, memang kecepatan tersebut dianggap biasa saja. Tapi ketika bicara di atas 30.000 kaki, kecepatan dari akses internet tersebut akan dianggap sangat menyenangkan penggunanya, mengingat selama ini koneksi Wi-Fi yang disodorkan cenderung lambat.

"Layanan WiFi di pesawat Citilink ini adalah layanan WiFi on Board gratis pertama di Asia. Ini layanan WIFI tidak berbayar yang kita persembahkan bersama Citilink bagi para pelanggannya," jelas M Fitriansyah, President Director PT Mahata Aero Teknologi (MAT)..

Dia menjelaskan, dari layanan WiFi on Board tersebut pelanggan Citilink dapat menikmati akses internet untuk layanan video, game, e-comerce, atau terkait pekerjaan yang terkoneksi internet.

"Ini gratis, dan memang kita bersama Citilink membuat bisnis model yang berbeda, tetapi ini memungkinkan untuk dijalani," jelas Fitriansyah.

Rencananya, layanan WiFi gratis ini akan terpasang di semua maskapai Citilink yang saat ini berjumlah 50 pesawat.

"Tahun ini kita pasang di lima pesawat Citilink. Sekitar kuartal ke empat 2018," katanya.

Adapun investasi yang dikeluarkan untuk pengadaan teknologi WiFi on Board di 50 pesawat tersebut sebesar 40 juta dolar AS.

"Kontrak kita dengan Citilink untuk penyediaan layanan WiFi ini selama 10 tahun dan bisa diperpanjang. Karena untuk pemasangannya, dari jadwal yang kita dapat dalam setahun kita pasang bertahap sekitar 7-9 pesawat," ungkap Fitriansyah.

Lantas bagaimana mendapatkan keuntungan dari layanan gratis teraebut, Fitriansyah menjelaskan akan ada share keuntungan antara Citilink dan Mahata.

Tanpa dijelaskan lebih detail sharing keuntungan seperti apa yang disepakati keduanya. Namun ditenggarai share tersebut berasal dari transaksi yang dilakukan pelanggan selama penerbangan melalui platform e-comerce yang diaediakan Mahata.

Sementara Direktur Utama PT Citilink Indonesia (Citilink), Juliandra Nurtjahjo mengatakan, rencana pengadaan layanan WiFi on Board gratis ini telah direncanakan sejak lama.

"Ini sudah kami rencanakan sejak lama. Kami cita-citakan Citilink ini teknologi minded bagi pelanggan. Sekalipun kami bisnis modelnya low cost career, tetapi kami berusaha untuk membrikan layanan prima bagi pelanggan. Karena memang In-Flight conectivity ini berada pada urutan pertama yang diinginkan pelanggan," katanya.

Dia menjelaskan, kendati diberikan gratis kepada pelanggan, harapannya akan semakin banyak pengguna jasa maskapai Citilink.

"Jadi WiFi gratis ini akan diterapkan bertahap sejak 2018 ini. Kita mulai 4 pesawat tahuh ini, terutama di golden rute Citilink. Nanti ke depan semua pesawat Citilink dengan semua tujuan penerbangan menikmati layanan ini. Murah, gratis WiFi, kami jaga produk konsistensinya sehingga tingkat keterisian kursi pesawat bisa kami tingkatkan dari saat ini sekitar 75 persen nantinya menjadi 85 persen," tegas Juliandra.

Untuk layanan WiFi on Board ini, PT Mahata Aero Teknologi (MAT), selaku Contract Owner / E-Commerce solution Provider menggandeng Inmarsat Aviation (Satellite Communication), Lufthansa Technik (hadrware, engenering, installation design and certification), dan Lufthansa System (software platform and integration).

Bertindak sebagai Private investor dan E-Commerce Platform inisiator, MAT akan mendesain dan menyediakan platform komersial eksklusif B2C (Business to Costumer) antara penumpang (user) dan e-commerce Business.

"Untuk itu MAT menyediakan solusi jaringan end to end yang memungkinkan hubungan komersial tersebut tercapai," ujar M Fitriansyah.

Adapun teknologi hardware yang digunakan untuk In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi penumpang Citilink mencakup Ka band (Satcom), GX Connectivity System (On board Equipment), dan BYOD Portable (Bring Your own Device).

Sementara teknologi software yang digunakan adalah Multi Enterprise Platform (Hybrid Cloud connection) dan Mobile App Front end.

"Teknologi yang kita sajikan tentunya yang terbaik untuk mendukung kebutuhan high-speed connection di udara, yaitu Jet Passenger Mobile Mobile Services, terutama untuk penerbangan short-haul, yang membutuhkan jaringan dengan throughput dan kemampuan satelit spotting tinggi," papar Fitriansyah.

Komentar

x