Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 08:59 WIB

Mulai Bangkit di Tahun Lalu

Suzuki Motor Akan Terus Berjuang di 2018

Kamis, 8 Maret 2018 | 13:30 WIB

Berita Terkait

Suzuki Motor Akan Terus Berjuang di 2018
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Tahun 2017 tercatat menjadi tahun kebangkitan bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek (APM) sepeda motor Suzuki. Saat pasar roda dua secara nasional turun 0,8 persen, Suzuki berhasil mencetak pertumbuhan penjualan tertinggi sebesar 27 persen.

Sepanjang tahun 2017 raihan penjualan wholesales (pabrik ke diler) tercatat 72.191 unit dengan pangsa pasar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 56.284 unit.

Lonjakan penjualan itu tidak terlepas dari penambahan beberapa model baru, terutama GSX-R150 dan GSX-S150. Dua tipe ini mampu menjadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Suzuki ditahun 2017.

Selain GSX Series, Suzuki juga kembali memproduksi dan meluncurkan Suzuki New Smash FI dan Suzuki Nex, sehingga total line up menjadi enam tipe.

"Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Banyak prestasi yang telah kami capai seperti peluncuran sports bike GSX-R150 yang mampu menarik minta anak muda di perkotaan sehingga berkontribusi pada penjualan di wilayah Jabodetabek yang melompat dari 29,2 persen menjadi 36,6 persen, event Suzuki Bike Meet yang animonya sangat besar, pemecahan rekor MURI dan lain sebagainya," ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head SIS, di sela-sela acara Suzuki Media Gathering, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

"Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya," imbuhnya.

Di segmen backbone Suzuki, tercatat Suzuki mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibanding tahun lalu dari 1.651 unit menjadi 39.725 unit. Segmen backbone pun memberikan kontribusi terbanyak sebesar 55 persen terhadap penjualan Suzuki. Diikuti dengan segmen skutik, kontribusinya terhadap penjualan Suzuki sebesar 20 persen dan underbone sebesar 25 persen.

Kehadiran GSX-R150 menjadi primadona di tengah pasar motor sport. Terbukti penjualan GSX-R150 memberikan kontribusi tertinggi tehadap penjualan Suzuki sebanyak 40 persen dengan jumlah 28.982 unit.

Suzuki Satria yang telah hadir semenjak 2004, keberadaannya tetap menjadi pilihan bagi pecinta motor yang suka dengan kecepatan dan beradrenalin tinggi. Penjualannya tercatat berkontribusi sebesar 21 persen terhadap penjualan Suzuki sebesar 15.186 unit.

Motor skutik berbagasi lapang, Suzuki Address, kemunculan yang mencuri perhatian mampu meraih penjualan sebesar 9.547 unit sepanjang tahun 2017 dengan kontribusi terhadap penjualan Suzuki sebesar 13 persen.

Ekspor Positif

Ekspor unit sepeda motor utuh (completely built up/CBU) dan terurai (Completely Knock Down/CKD) juga meraih hasil yang positif sepanjang tahun 2017.

Secara total ekspor unit sepeda motor CBU dan CKD mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen sebesar 113.185 unit dibandingkan tahun 2016 yang hanya 106.604 unit.

Tahun 2017 pun merupakan pencapaian penjualan ekspor tertinggi selama enam tahun terakhir, tercatat telah diraih pendapatan Rp1,5 triliun.

Kontribusi terbesar produk ekspor sepeda motor diraih oleh Suzuki Satria sebesar 35.640 unit yang tumbuh 13,7 persen dibanding tahun lalu sebesar 31.320 unit. Sedangkan seri GSX yang diperkenalkan diranah domestik juga dipasarkan ke dunia dengan total penjualan sebanyak 16.147 unit.

Kenaikan ekspor sepeda motor memberikan dampak langsung terhadap ekspor suku cadang yang meraih hasil positif. Ekspor suku cadang secara keseluruhan (SGP, SGO dan SGA) berhasil tumbuh hingga 86,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Terkait dengan negara tujuan ekspor sepeda motor, Suzuki menyasar 35 negara di dunia yaitu delapan negara di benua Asia, dua negara di wilayah Oceania, 18 negara di benua Eropa, empat negara di Amerika Selatan, dan tiga negara di kawasan Timur Tengah.

Meningkatnya Kepercayaan Konsumen

Selain peningkatan penjualan, kepercayaan konsumen akan produk sepeda motor Suzuki juga meningkat. Salah satu alasannya adalah Suzuki memberikan produk berkualitas dengan fitur dan teknologi mutakhir, namun dengan harga yang terjangkau. Seperti GSX-R150, motor sport 150cc dengan teknologi canggih keyless system namun dengan harga yang paling terjangkau di kelasnya.

Lalu juga Suzuki New Smash FI dan Suzuki Nex yang terbilang sangat kompetitif dan memiliki konsumsi bahan bakar yang irit sehingga bisa menghemat pengeluaran konsumen.

Kemudian Suzuki juga menjaga interaksinya dengan konsumen setianya lewat empat event tahunan besar yaitu, Pekan Raya Jakarta, Indonesia International Motor Show (IIMS), GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), dan Indonesia Motorcycle Show (IMOS).

Penetrasi ke komunitas juga dilakukan seperti Suzuki Bike Meet (SBM) sukses digelar Suzuki di beberapa kota, antara lain Banjarmasin, Cibodas, Batam, Kopeng, Medan, serta Malang yang animo pesertanya sangat besar.

Suzuki juga rutin melakukan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Sepanjang 2017, Suzuki melakukan donasi ke SMK binaan sebanyak 33 unit motor dan 7 unit mesin untuk mendukung kegiatan pembelajaraan.

Di tahun 2017, Suzuki juga aktif berpartisipasi mengurangi angka kecelakaan di kalangan pelajar di Indonesia dengan menggelar safety riding activity di 25 sekolah seluruh Indonesia dengan total peserta 1.792 siswa.

Selain itu, Suzuki juga bergerilya memperkuat brand awareness di kanal media sosial dengan menyajikan informasi produk dan tips yang menarik. Pemilihan pemanfaatan media sosial karena mayoritas produk sepeda motor Suzuki diperuntukkan untuk generasi muda/milenial yang saat ini memang gandrung menggunakan sosial media.

Target Tinggi di 2018

Suzuki juga akan terus tancap gas di tahun 2018, berkaca dari plan global 'Suzuki Next 100', dimana Indonesia akan menjadi pilar ketiga setelah Jepang dan India yang akan didorong sebagai basis produksi khususnya wilayah ASEAN dan Asia.

Dengan adanya komitmen tersebut, Suzuki menargetkan pertumbuhan positif untuk tahun 2018. Suzuki menargetkan untuk meraih pangsa pasar sebesar 2 persen di tahun 2018. Untuk mendukung target tersebut, Suzuki menyediakan sebelas produk baru, berupa new model dan juga minor change, yang potensial untuk memompa penjualan.

Dari sisi servis, Suzuki menargetkan unit entry sebesar 700 ribu unit sepeda motor. Target ini akan diwujudkan dengan beberapa rencana seperti peningkatan kualitas layanan, menjaring kerja sama dengan bengkel mitra di seluruh Indonesia, serta peningkatan mutu mekanik melalui kontes mekanik level nasional & internasional.

Suzuki juga kembali mengalakkan kegiatan safety riding activity dengan target peserta 3.500 siswa dari 68 sekolah di seluruh Indonesia.

Selain itu, meyakini bahwa loyalitas konsumen merupakan salah satu kunci kesuksesan, maka Suzuki akan konsisten untuk terus berinteraksi melalui kegiatan bersama komunitas.

Awal tahun 2018, Suzuki menggelar SBM-Jambore Nasional yang dihadiri 3.000 bikers Suzuki di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Acara ini spesial dengan hadirnya dua pembalap tim Suzuki Ecstar MotoGP 2018, Andrea Iannone dan Alex Rins. Dua pembalap itu memimpin parade melintasi Sentul yang diikuti 3.000 bikers dengan panjang iring-iringan sekitar 2 kilometer.

Dalam acara tersebut, Suzuki memperkenalkan satu varian baru yaitu GSX-R150 Shuttered Key System. Berbeda dengan versi sebelumnya yang memakai keyless ignition system, versi ini menggunakan kunci pengamanan dengan sistem mekanis sehingga harganya pun lebih hemat.

Dengan manisnya pencapaian di 2017, maka memasuki 2018, Suzuki akan memperkuat jaringan penjualan dan memperluas penetrasi pasar. Harapannya, Suzuki bisa menjangkau lebih banyak konsumen Indonesia untuk memiliki sepeda motor yang berkualitas dan terjangkau.

Komentar

x