Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 04:37 WIB
 

Apa Jadinya Bila Bumi Berhenti Berputar?

Oleh : Tatzuar Amir | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:27 WIB
Apa Jadinya Bila Bumi Berhenti Berputar?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bumi berputar pada sumbunya, berotasi ke arah timur selama 24 jam penuh setiap harinya yang membuat manusia mengalami pergantian siang dan malam, serta pergantian waktu. Itu pengetahuan yang telah diketahui umum. Tetapi apa jadinya bila planet yang kita tinggali ini berhenti berputar?

Sebuah video esai berdurasi 4menit yang diunggah oleh akun Facebook, What.IF, menjelaskan tentang perubahan drastis apa yang terjadi bila Bumi tiba-tiba berhenti berputar. Dampaknya pun sungguh menakutkan.

Dimulai dengan penjelasan bahwa waktu yang manusia lewatkan dalam satu harinya bertambah panjang dari masa ke masa. Bila dirata-ratakan, waktu di Bumi bertambah sebanyak 1,7 milidetik. Perubahan paling mencolok bila Bumi berhenti berputar adalah dalam hal pergantian antara siang dan malam.

Bumi akan mengalami masa malam yang panjang, diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan, dan lalu enam bulan berikutnya manusia akan mengalami siang. Akibatnya pergantian musim akan menjadi kacau dan berimbas pada matinya seluruh tanaman yang ada di Bumi.

Dalam video itu juga disampaikan informasi bahwa Bumi berotasi pada sumbunya dengan kecepatan 1.609,344 kilometer per jam. Maka penonton diajak untuk membayangkan sedang mengendarai sebuah mobil balap tercepat yang pernah diproduksi di jalanan sepi tanpa halangan dan tanpa rambu-rambu lalu lintas. Tiba-tiba, saat kecepatan mobil sudah mencapai maksimum, ada benda yang muncul di depan mobil. Otomatis pengemudi akan menginjak rem dan dia akan terlempar dengan amat dahsyat. Itulah dampak menakutkan yang terjadi bila Bumi mendadak berhenti berputar.

Dampak menakutkan lainnya adalah kemunculan tsunami maha dahsyat yang akan menerjang seluruh benda dalam radius sejauh 28 kilometer dan seluruh air dari lautan di Bumi akan menyerbu dan berkumpul ke arah kutub Bumi yang memiliki daya gravitasi terbesar. Akibat lebih jauh adalah seluruh daratan dan benua di Bumi akan menjadi satu dan terkumpul di sepanjang garis ekuator.

Tetapi dampak paling fatal adalah Bumi akan kehilangan medan magnet yang berfungsi untuk melindungi seluruh mahluk dari bahaya radiasi sinar matahari. Akibatnya seluruh mahluk hidup akan musnah dalam waktu sekejap.

Video esai What.If ini telah ditonton sebanyak hampir 300 ribu kali dan disebarluaskan sebanyak 6100 kali.

Berikut videonya.

w:hidden" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" allowFullScreen="true">

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x