Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 02:24 WIB

Pasar Laptop Global, Apple Geser ASUS

Kamis, 15 Februari 2018 | 10:10 WIB
Pasar Laptop Global, Apple Geser ASUS
(Laptop Mag)

INILAHCOM, Taipei - Firma riset TrendForce melaporkan shipment atau pengapalan year-on-year untuk perangkat laptop secara global naik 2,1 persen. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi sebesar 0,7 persen.

Mengutip Tech Spot, jumlah unit laptop yang berhasil terjual sepanjang 2017 adalah 164,7 juta unit. Kenaikan ini disumbang oleh penjualan MacBook milik Apple, khususnya MacBook Pro.

Raihan ini sekaligus membuat Apple berhasil menggeser ASUS di posisi empat besar produsen laptop dunia. Dari segi jumlah pengapalan, raihan pangsa pasar laptop Apple sebesar 9,6 persen. Angka ini naik 1,3 persen dari tahun lalu yang hanya 8,3 persen.

Adapun ASUS merosot ke posisi lima dengan pangsa pasar 9,5 persen, atau menurun dari tahun lalu sebesar 10,3 persen.

Sementara itu, HP masih tetap menduduki posisi pertama produsen laptop dunia. Prestasi ini diperoleh selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2016. HP dilaporkan menembus pengapalan laptop sebanyak 40 juta unit, dengan pangsa pasar 24,3 persen.

Selain ASUS, penurunan pengiriman juga terjadi pada Lenovo. Meskipun bertahan di posisi kedua, pengapalan year-on-year perangkat laptop Lenovo turun ke angka 4,9 persen.

Pengapalan laptop Lenovo memang naik di wilayah Asia dan Eropa, namun tidak berhasil memperbaiki penurunan pengapalan pada semester pertama 2017. Hasilnya, pangsa pasar Lenovo turun ke angka 20,2 persen.

Sementara itu, Dell menempati posisi ketiga produsen laptop dunia dengan raihan 15,2 persen di pangsa pasar global. Adapun produsen asal Taiwan, Acer, tetap di posisi keenam, konsisten sejak 2016 dengan sedikit penurunan pangsa pasar, dari 8,1 persen ke 8,0 persen.

"Pangsa pasar global perangkat laptop diuntungkan dengan penawaran kontrak di Amerika Utara dan pemulihan ekonomi regional," jelas Kou-Han Tseng, analis TrendForce,.

Awal 2018, daftar enam besar produsen laptop dunia masih sama. Pangsa pasar gabungan keenam vendor itu mencapai 89,1 persen, meski mulai mendapat persaingan dari produsen asal China seperti Xiaomi dan Huawei, meski persentase pengapalan dari kedua vendor China itu belum diketahui.

Komentar

x