Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Juli 2018 | 00:11 WIB

Ada 360 Ribu File Jahat Baru Disebar Setiap Hari

Oleh : - | Sabtu, 16 Desember 2017 | 03:45 WIB
Ada 360 Ribu File Jahat Baru Disebar Setiap Hari
(cnbc.com)

INILAHCOM, Jakarta - Sepanjang tahun ini, jumlah file berbahaya baru yang berhasil terdeteksi oleh teknologi pendeteksian in-lab dari Kaspersky Lab mencapai 360.000 per hari, atau meningkat 11,5 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan pada 2015, tercatat ada sedikit penurunan. Sayangnya hal ini tidak terus berlanjut, justru jumlah file berbahaya yang terdeteksi setiap hari terus bertumbuh selama dua tahun terakhir.

Jumlah file berbahaya yang terdeteksi setiap hari mencerminkan rata-rata dari aktivitas penjahat siber yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran malware. Angka ini untuk pertama kalinya mulai dihitung pada tahun 2011 yang mencapai 70.000 pada saat itu.

Di tahun-tahun berikutnya telah tumbuh lima kali lipat, dan untuk data di tahun 2017 memperlihatkan pertumbuhan yang terus meningkat.

Sebagian besar file yang diidentifikasi berbahaya termasuk dalam kategori malware (78 persen). Namun, virus --yang prevalensinya menurun secara signifikan sejak 5-7 tahun yang lalu, karena perkembangannya yang kompleks dan efisiensi yang rendah-- masih menyumbang sebesar 14 persen pada deteksi harian.

File yang tersisa adalah adware atau perangkat lunak periklanan berbahaya, yang tidak dianggap berbahaya secara default, namun dalam banyak kasus dapat menyebabkan paparan informasi pribadi dan risiko lainnya.

Perlindungan terhadap ancaman semacam ini sangat penting agar pengguna memiliki pengalaman yang menyenangkan dan merasa aman ketika berada di dunia maya.

Sekitar 20.000 dari semua file berbahaya yang terdeteksi setiap hari, diidentifikasi oleh Astraea, yaitu sebuah sistem machine-learning untuk analisis malware milik Kaspersky Lab, yang mengidentifikasi dan memblokir malware secara otomatis.

"Di tahun 2015, kami menyaksikan penurunan yang terlihat dalam pendeteksian harian dan bahkan mulai berpikir bahwa malware baru bisa jadi tidak lagi menjadi hal yang penting bagi penjahat siber, tetapi kenyataannya mereka malah beralih untuk menggunakan kembali malware jenis lama," kata Vyacheslav Zakorzhevsky, Head of Anti-Malware Team di Kaspersky Lab, dalam siaran persnya kepada INILAHCOM.

Namun, menurut dia, dalam dua tahun terakhir ini jumlah malware baru yang ditemukan kembali meningkat, yang merupakan pertanda bahwa minat untuk membuat kode berbahaya yang baru telah hidup kembali.

Zakorzhevsky menyebut bahwa peningkatan yang eksplosif dalam serangan ransomware selama beberapa tahun terakhir ini akan terus berlanjut, karena ada ekosistem kriminal yang sangat besar di balik ancaman jenis ini, menghasilkan ratusan sampel baru setiap hari.

"Tahun ini, kami juga melihat lonjakan penambang, yaitu sebuah jenis malware yang para penjahat siber mulai menggunakan secara aktif, mengingat meningkatnya mata uang kripto yang terus berkembang. Selain itu, yang menyebabkan peningkatan dalam pendeteksian dikarenakan adanya perbaikan konstan yang kami lakukan dalam teknologi perlindungan milik perusahaan," ujarnya.

"Dengan setiap upgrade baru, kami dapat mengidentifikasi lebih banyak lagi malware jenis terbaru daripada sebelumnya dan ini cukup menjelaskan kenapa terdapat peningkatan jumlah malware," imbuh Zakorzhevsky.

Statistik tahunan dari ancaman lainnya yang menjadi sorotan di tahun 2017 meliputi:

- Solusi Kaspersky Lab berhasil menghentikan 1.188.728.338 serangan yang diluncurkan dari sumber online terletak di seluruh dunia.

- Solusi web anti-virus milik Kaspersky Lab mendeteksi 15.714.700 objek berbahaya yang unik.

- 29,4 persen komputer milik pengguna mengalami serangan malware online setidaknya satu kali dalam setahun.

- 22 persen komputer yang terinstal web anti-virus kami dipicu dan diserang oleh Adware dan komponennya.

Agar tetap terlindungi, Kaspersky Lab merekomendasikan hal-hal berikut ini:

- Perhatikan, dan jangan membuka file atau lampiran yang mencurigakan yang diterima dari sumber yang tidak dikenal.

- Jangan mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.

- Jangan klik tautan yang diterima dari sumber yang tidak dikenal dan iklan online yang mencurigakan.

- Buat password yang kuat dan jangan lupa untuk mengubahnya secara teratur.

- Selalu memasang pembaharuan. Wabah ransomware, seperti WannaCry dan ExPetr, menunjukkan bahwa penundaan pemasangan patch oleh pengguna bahkan memakan waktu berbulan-bulan.

- Abaikan pesan yang meminta untuk menonaktifkan sistem keamanan untuk perangkat lunak Perkantoran atau perangkat lunak anti-virus.

- Gunakan solusi keamanan yang sesuai dengan jenis dan perangkat sistem Anda.

Komentar

Embed Widget

x