Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 05:49 WIB
 

Ilmuwan: Kepunahan Massal Terjadi Mulai Tahun 2100

Oleh : - | Senin, 4 Desember 2017 | 05:05 WIB
Ilmuwan: Kepunahan Massal Terjadi Mulai Tahun 2100
(Foto: Thinkstockphoto)

INILAHCOM, London - Para ilmuwan mengatakan bahwa kepunahan massal yang menghapuskan kemanusiaan akan berlangsung pada tahun 2100.

Di akhir abad ini, dikhawatirkan jumlah karbon di lautan akan semakin banyak. Ini membuat Bumi menghadapi bencana yang menyebabkan kehancuran manusia.

Selama 540 juta tahun, planet ini telah bertahan dari lima kehancuran, termasuk kepunahan dinosaurus. Yang terburuk terjadi 252 juta tahun lalu, dikenal dengan The Great Dying. Para peneliti mengklaim, peristiwa tersebut memusnahkan 96 persen kehidupan di Bumi.

Mengutip The Sun, seorang ahli geofisika bernama Prof Daniel Rothman melihat tanda-tanda kesamaan dengan peristiwa The Great Dying. Namun, kali ini penyebabnya pemanasan global akibat ulah manusia.

Prof Rothman dengan formula matematisnya, memprediksi bahwa laut akan menanggung banyak karbon sehingga kepunahan massal tidak bisa dihindari. Jumlahnya akan mencapai 500 gigaton atau melebih ambang batas karbon di lautan, yaitu 310 gigaton.

Meskipun kepunahan massal tidak langsung terjadi, namun dunia akan memasuki masa kebingungan dan menjadi 'wilayah yang tak dikenal'. Spesies Bumi masih bisa hidup seperti biasa pada awalnya, namun daya hidupnya tidak tertolong lagi.

Kehancuran akan terjadi secara bertahap selama 10 ribu tahun ke depan dimulai dari 2 Januari 2100.

"Studi ini tidak mengatakan bahwa bencana akan langsung terjadi di akhir abad. Namun, jika dibiarkan, siklus karbon menjadi semakin parah dan akhirnya sulit diprediksi. Di masa lalu, ciri seperti itu berkaitan dengan kepunahan massal," papar Prof Rothman.

Di zaman modern, emisi CO2 mengalami peningkatan sejak abad ke-19. Manusia telah menyumbang 1.540 miliar ton CO2 sejak revolusi industri, setara dengan pembakaran batu bara yang cukup untuk membentuk menara persegi seluas 72 kaki. Membentang 240 ribu mil dari Bumi ke Bulan.

Setengah dari jumlah karbon tersebut mengendap di atmosfir dan sebagian lainnya larut ke dalam laut dan mengakibatkan pengasaman. Akankah ini menyebabkan kepunahan manusia? Ya, bisa saja, jika kita tidak melakukan apa pun untuk mengubahnya.

Komentar

 
Embed Widget

x