Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 Februari 2018 | 10:32 WIB
 

Pesawat N219 Lakukan Uji Terbang Kedua

Oleh : - | Rabu, 23 Agustus 2017 | 14:44 WIB
Pesawat N219 Lakukan Uji Terbang Kedua
(ist)

INILAHCOM, Bandung - PT Dirgantara Indonesia kembali melakukan uji terbang pesawat N219 di landasan pacu Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, sehubungan dengan ulang tahun perusahaan dirgantara tersebut yang ke-41.

Pesawat karya anak bangsa tersebut lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara, pada Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 09.15 WIB, kemudian berputar-putar di langit Bandung dan mendarat sekitar pukul 10.00 WIB.

Uji terbang ini, rencananya akan disaksikan langsung Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir yang mendadak tidak bisa hadir lantaran harus mengadiri rapat bersama Presiden Joko Widodo.

Kapten Penerbang Esther Gayatri Saleh kembali menjadi pilot utama dalam uji terbang tersebut didampingi kopilot Kapten Penerbang Adi Budi Atmoko.

Direktur PT DI Budi Santoso mengatakan, keberhasilan uji terbang pesawat N219 sangat penting karena sebagai pembuktian bahwa bangsa Indonesia mampu melakukan rancang bangun, testing, sertifikasi, hingga produksi.

"Tidak ada technical assistance dari bangsa asing. Semua adalah hasil kerja keras olah pikir bertahun-tahun dari para insinyur Indonesia," kata dia.

Purwarupa pesawat ini sudah melakukan serangkaian pengujian dimulai dari wing static test, landing gear drop test, fungtional test engine off, medium speed taxi, high speed taxi, dan hopping.

Serangkaian tes, analisa, dan daya tahan tidak hanya sampai uji terbang saja, pesawat ini juga harus melewati uji kelelahan, yang membutuhkan 3.000 circle atau sejak mesin dihidupkan untuk terbang hingga mendarat dan kembali diparkirkan.

Sebelumnya, pada 16 Agustus lalu, pesawat N219 hasil pengembangan riset PT DI dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah diuji coba dan sukses dalam melaksanakan penerbangan pertamanya.

Namun, untuk hingga akhirnya pesawat dipasarkan, harus melalui tahapan-tahapan uji hingga mendapatkan sertifikat kelaikan udara. Artinya bahwa pesawat tersebut sudah aman dan bisa mengudara. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x