Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 16:18 WIB

Dokter: Obat Kanker Masih Terlalu Mahal

Oleh : Ahmad Taufiqqurakhman | Sabtu, 27 April 2013 | 18:25 WIB
Dokter: Obat Kanker Masih Terlalu Mahal
(istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Washington - Para dokter menyatakan bahwa harga obat kanker hingga saat ini masih terlalu mahal. Benarkah?

Dilansir StraitsTimes,lebih dari 100 dokter dari seluruh dunia mendatangani surat penentangan mahalnya harga obat kanker yang bisa mencapai US$100 ribu (Rp970 juta) per tahun, serta meminta pihak perusahaan obat mengurangi harganya.

"Negara AS mewakili tempat tingginya harga tersebut, yang biaya perawatan kesehatan melonjak hingga US$2,7 triliun atau 18% dari gross domestic product (GDP), jika dibandingkan dengan angka 6% hingga 9% di Eropa," tulis para dokter di jurnal Blood.

"Biaya dari obat kanker cukup bervariasi di berbagai negara. Ekonomi pasar bebas pun tidak membantu menurunkan harga obat tersebut," tambah mereka.

"Dari 12 jenis obat yang disetujui oleh lembaga US Food and Drug Administration (FDA) untuk berbagai penyakit kanker di tahun 2012, dan 11 di antaranya berharga US$100 ribu per tahunnya," ujar para dokter. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x