Find and Follow Us

Sabtu, 16 November 2019 | 09:32 WIB

Daihatsu Bagi-Bagi Ilmu di Empat SMK

Oleh : Advertorial | Rabu, 20 Februari 2013 | 01:23 WIB
Daihatsu Bagi-Bagi Ilmu di Empat SMK
Program CSR 'Daihatsu Berbagai Ilmu" - Astra Daihatsu Motor
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Daihatsu Indonesia kembali melanjutkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk dunia pendidikan. Kali ini, program bertajuk 'Daihatsu Berbagi Ilmu' tersebut menyambangi empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta. Seperti apa?

Keempat SMK yang dikunjungi tim CSR Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk berbagi ilmu kali ini adalah SMK Kampung Jawa (Percetakan Negara, Jakarta Pusat), SMK Karya Guna (Manggarai, Jakarta Selatan) SMK Negeri 52 Jakarta (Cibubur, Jakarta Timur) dan SMK Islam PB Soedirman (Cijantung, Jakarta Timur).

Para pengajar ini merupakan karyawan Daihatsu dari beberapa divisi yaitu Human Resources Division dan Environment Health and Safety Department yang terlibat langsung dengan aktivitas produksi di pabrik Daihatsu.

Selain berbagi ilmu, ADM juga memberikan satu unit mesin kepada SMK Kampung Jawa sebagai sarana praktek para siswa, juga tiga boks mechanic tool set kepada tiga SMK lainnya, serta 80 wearpack untuk keempat SMK tesebut.

Sebanyak delapan orang tim pengajar turun di 12 kelas di empat SMK tersebut. Materi yang diajarkan beragam, antara lain basic safety tentang cara aman berkendara di jalan raya, cara menjaga kebersihan dan kerapihan tempat kerja hingga informasi mengenai HIV/AIDS.

Pengajaran dibuka dengan menyaksikan video company profile Daihatsu yang menunjukkan proses pembuatan mobil di pabrik Daihatsu. Sebanyak 360 siswa SMK turut berpartisipasi dalam program 'Daihatsu Berbagi Ilmu' yang diadakan selama sehari penuh.

Dalam sambutannya, CSR Departement Head ADM Asjoni menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan membangun awareness para siswa SMK agar mengetahui apa yang akan dihadapi di dunia industri sebenarnya.

"Sebagai kelanjutan dari program berbagi ilmu, Daihatsu juga dengan senang hati membuka diri bagi SMK untuk bekerja sama mengembangkan kurikulum yang isinya sejalan dengan budaya industri. Kurikulum seperti ini sudah kami kembangkan di Jawa Tengah dan Jawa Barat terlebih dulu, dan hasilnya sangat bermanfaat bagi lulusan di SMK mereka," jelas Asjoni. [ikh]

Komentar

x