Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 23:33 WIB

Di Inggris Raya, Sejak 2008 Hingga 2012

Kriminalitas Terkait Jejaring Sosial Naik Drastis

Oleh : Ikhsan S. Nathabradja | Minggu, 30 Desember 2012 | 10:10 WIB
Kriminalitas Terkait Jejaring Sosial Naik Drastis
digitaltrends.com
facebook twitter

INILAH.COM, London - Laporan terkait tindak kriminal di Inggris melalui situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, menunjukan peningkatan sebesar 780% sejak tahun 2008. Benarkah?

Menurut angka yang dirilis oleh otoritas Inggris, Skotlandia dan Wales di bawah British Freedom of Information Act, polisi menerima 4.908 laporan kejahatan yang kemungkinan terkait dengan jejaring sosial Facebook atau Twitter sepanjang tahun 2012.

Angka ini meningkat dari 'hanya' 556 laporan yang diterima polisi pada empat tahun lalu.

Kepala Kepolisian Inggris Raya Andy Trotter mengatakan jika peningkatan menunjukkan lingkungan yang sangat berbeda satu sama lain.

"Ini adalah sebuah dunia baru dan bisa saja nantinya kita berada dalam situasi dimana masing-masing wilayah kepolisian membutuhkan pasukan khusus yang didedikasikan untuk Twitter," ujar Potter seperti dilansir DigitalTrends.

Menurutnya, tidak ada keinginan dari pihak kepolisian untuk memberi penilaian terhadap Facebook atau Twitter. Tapi polisi memang harus membuka mata terkait banyaknya pelanggaran yang melibatkan jejaring sosial, seperti pelecehan atau ancaman kekerasan yang menyebabkan bahaya nyata.

Trotter juga mengatakan bahwa jika tidak semua pengaduan ke polisi tahun ini menyebabkan tuntutan pidana. Hanya 653 orang, sebagian kecil dari hampir 5.000 laporan pengaduan yang menghadapi tuntutan pidana di tahun 2012. Namun angka ini naik dari 46 orang yang dikenakan tuntutan pidana pada tahun 2008 lalu.

Menurut Trotter, dalam banyak hal, komunitas online semestinya dapat mengatur sendiri bagaimana menyikapi perilaku yang tidak dapat diterima.

"Kita perlu mencari cara untuk membedakan antara mana yang hanya sebatas perilaku dan mana yang memerlukan intervensi polisi," tambahnya.

Komentar

x