Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 10:56 WIB

Perdamaian Apple dan HTC Ternyata Tidak Gratis

Oleh : Ikhsan S. Nathabradja | Jumat, 16 November 2012 | 01:02 WIB
Perdamaian Apple dan HTC Ternyata Tidak Gratis
IST
facebook twitter

INILAH.COM, California - Apple dan HTC baru saja 'berdamai' dengan menandatangani kesepakatan menyelesaikan segala permasalahan paten di antara keduanya. Namun ternyata di balik 'perdamaian' itu ada 'harga' yang harus dibayar HTC kepada Apple.

Seperti diketahui, HTC dan Apple terlibat perang hak paten yang mengakibatkan smartphone HTC One X pernah dilarang dipasarkan di AS oleh pihak pengadilan.

Namun sengketa itu kini menemui jalan damai. Apple dan HTC dikabarkan menandatangani kesepakatan lisensi teknologi selama 10 tahun untuk mengakhiri perang hukum mereka di pengadilan.

Hasil kesepakatan ini memang tidak gratis. Karena HTC dilaporkan harus membayar 'setoran' yang jumlah tidak sedikit untuk bisa memakai paten milik perusahaan asal Cupertino, California tersebut.

Kabarnya, HTC bersedia memberikan pembayaran kepada Apple sekitar uS$6 hingga US$8 untuk setiap smartphone HTC yang terjual.

Dengan perkiraan penjualan smartphone HTC di 2013 yang bakal mencapai 30 juta - 35 juta unit, maka perusahaan asal Taiwan itu akan memberikan 'setoran' kepada Apple sebesar US$180 juta hingga US$280 juta di tahun depan.

"Kami rasa harga US$6 hingga US$8 tampaknya masuk akal untuk HTC dan vendor lainnya yang ingin menggunakan lisensi properti intelektual yang dikembangkan Apple, untuk membuat ponsel berlayar sentuh," kata Shaw Wu, analis industri dari Sterne Agee, seperti dikutip Mashable.

Cara Apple yang kini berkompromi dengan HTC dipandang berbagai pihak sebagai salah satu solusi yang saling menguntungkan. HTC kini tidak terbebani akan diseret ke pengadilan oleh Apple dalam masalah hak paten.

Sedangkan bagi Apple, tentu saja ini merupakan keuntungan tersendiri bagi mereka. Dengan hanya duduk manis, Apple tetap mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan smartphone HTC.

Kesepakatan semacam ini kemungkinan juga akan ditawarkan Apple untuk para kompetitornya yang kini masih bertarung di ranah hukum. Seperti Samsung dan Motorola. [mor]

Komentar

x