Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 15:21 WIB

Sejumlah Planet Dapat Terbentuk di Pusaran Galaksi

Oleh : Nur Ikhsan Suryakusumah | Jumat, 14 September 2012 | 17:13 WIB
Sejumlah Planet Dapat Terbentuk di Pusaran Galaksi
sci-news.com
facebook twitter

INILAH.COM, Cambridge - Riset yang dipimpin oleh Dr Ruth Murray-Clay dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics menunjukan sejumlah planet dapat terbentuk di pusaran galaksi kita.

Dilansir oleh Sci-News, para astronom itu membuktikan hasil riset mereka dengan merujuk pada temuan awan hidrogen dan helium yang berada di tengah galaksi. Mereka menyatakan awan itu dapat mewakili sisa-sisa pembentuk planet yang mengorbit pada bintang yang tidak terlihat.

"Bintang yang tidak beruntung itu terlempar ke tengah lubang hitam. Saat ini bintang tersebut masih dalam perjalanan hidupnya dan ketika bintang itu bertahan dalam pusat lubang hitam, piringan protoplanetnya tidak akan begitu beruntung," jelas Dr Murray-Clay.

Hal tersebut ditemukan pada tahun 2011 oleh tim astronom menggunakan Very Large Telescope di Chile. Mereka berspekulasi bahwa itu terbentuk ketika gas yang mengalir dari dua bintang terdekat bertabrakan, seperti pengumpulan pasir tertiup angin ke sebuah gundukan.

Dr Murray-Clay bersama rekan sejawatnya Dr Abraham Loeb, telah menemukan bahwa bintang yang baru lahir itu akan mempertahankan piringan gas di sekitarnya dan debu selama jutaan tahun.

Namun jika sebuah bintang masuk ke pusat lubang hitam galaksi, menurut Dr Murray-Clay, gelombang radiasi dan gravitasi akan membelah piringan itu dalam hitungan tahunan.

Meski piringan protoplanet itu hancur, bintang-bintang yang masih berada di lingkaran dapat menahan piringan itu. Dengan demikian, sejumlah bintang itu dapat membentuk planet walau keadaan di sekitarnya justru bersifat memusnahkan.

Ketika bintang terus berada di tengah pusaran galaksi itu dalam beberapa tahun berikutnya, akan lebih banyak material luar piringan yang hancur dan menyisakan inti padat.

"Ini adalah hal menarik untuk berpikir tentang planet-planet yang membentuk begitu dekat dengan lubang hitam," ujar Dr Loeb.

Ia menambahkan, "Jika peradaban manusia mengalami planet itu, kita dapat menguji teori gravitasi Einstein dengan lebih baik sekaligus dapat memanen energi bersih dengan membuang limbah ke lubang hitam."

Hasil temuan dari riset ini juga telah dipublikasikan dalam jurnal Nature, Selasa (11/9). [mor]

Komentar

Embed Widget
x