Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 10:13 WIB

Bisku NEO, Biskuit Bernutrisi bagi Korban Bencana

Oleh : Nur Ikhsan Suryakusumah | Jumat, 24 Agustus 2012 | 01:10 WIB
Bisku NEO, Biskuit Bernutrisi bagi Korban Bencana
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ini bukan sembarang biskuit layaknya biskuit biasa yang jadi cemilan sore hari. Biskuit bernama Bisku NEO ini dapat menjadi ransum dan makanan pilihan bagi tentara dan korban bencana alam. Dengan mengonsumsi empat bungkus Bisku NEO, kebutuhan energi selama satu hari telah tercukupi.

Selain merupakan produk yang mendukung program diversifikasi pangan, Biskuit NEO juga dapat menanggulangi masalah kelaparan di daerah bencana. NEO, yang berarti Nutrisi lengkap, Energi tinggi, dan Orisinal dalam negeri merupakan bahan pangan yang mengandung zat aktif atau immuno stimulan untuk mempertahankan kekebalan tubuh . Jadi biskuit ini cocok sebagai makanan darurat bagi para korban pengungsi bencana alam.

Bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia, tidak hanya menimbulkan kerusakan semata, tetapi juga menimbulkan kesulitan bagi para korban khususnya dalam hal ketersediaan makanan. Dalam kondisi darurat, faktor makanan merupakan salah satu hal krusial yang dibutuhkan bagi para korban.

Bantuan makanan yang disalurkan kepada korban bencana alam di Indonesia selama ini berupa mi instan. Jenis makanan ini punya kelemahan sebab selain kandungan nutrisinya rendah juga masih membutuhkan peralatan masak untuk mengolahnya.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan Bisku NEO, biskuit yang kaya nutrisi, bisa langsung dimakan tanpa proses pengolahan, mudah didistribusikan serta cukup mengenyangkan.

Bisku NEO mengandung 500Kkal/100g atau 25% dari kebutuhan konsumsi harian bagi para pengungsi. Dengan memakan empat bungkus biskuit ini, korban tak cuma akan kenyang tetapi juga tercukupi kebutuhan nutrisinya sepanjang hari.

Uji laboratorium juga menunjukkan bahwa Bisku NEO mengandung protein yang penting guna meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan demikian, biskuit ini juga dapat menjaga korban bencana tetap sehat di lingkungan yang kurang kondusif.

Biskui NEO dibuat dari tepung ubi kayu, ubi jalar, jagung, tempe dan gula. Penggunaan bahan lokal meningkatkan nilai guna masing-masing komoditas serta mendorong diversifikasi pangan. Keuntungan lain, penggunaan bahan lokal membuat produksi biskuit ini lebih mudah.

Tekstur Bisku NEO dan cara pengemasannya dirancang untuk bertahan terhadap tekanan besar sehingga bisa didistribusikan melalui jalur udara. Biskuit ini mampu bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, tidak cepat rusak atau kadaluarsa.

Saat ini Bisku Neo sudah diproduksi dengan skala industri bekerjasama dengan PT Tiga Pilar Sejahtera. Biskuit ini juga sudah dimanfaatkan oleh BAZARNAS. Selain bagi korban bencana, Bisku NEO juga dapat digunakan oleh tentara di medan perang atau yang sedang berlatih di daerah terpencil. [mor]

Komentar

Embed Widget
x